140 Pelanggar Prokes di Pamekasan Terjaring Operasi Yustisi

140 Pelanggar Prokes di Pamekasan Terjaring Operasi Yustisi
RUTIN: Tim gabungan Satgas COVID-19 Kabupaten Pamekasan, saat menggelar operasi yustisi di sisi timur Monumen Arek Lancor (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA - Satgas COVID-19 Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur rutin menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (Prokes) di sisi timur Monumen Arek Lancor.

Hasilnya, selama hampir dua pekan atau sekitar 13 hari, sebanyak 140 pelanggar terjaring abai menjalankan Prokes.

"Dalam kegiatan operasi yustisi dan patroli ini kami masih banyak menemukan masyarakat yang melakukan aktivitas tidak menerapkan Prokes seperti menggunakan masker," ujar Pasi OPS Kodim 0826 Pamekasan, Kapten Heru Mulyono, Rabu (13/1/2021).

Ia menambahkan, pihaknya bersama tim gabungan tidak hanya terfokus pada operasi yustisi saja dalam menekan angka penyebaran virus corona di kabupaten berjuluk Kota Gerbang Salam.

Baca Juga: Diduga Sunat Bantuan PKH, Aktivis di Sampang Geruduk Dinsos

"Kami juga rutin menggelar patroli ke beberapa tempat keramaian yang berpotensi mengundang kerumunan," tegasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Satpol PP Pamekasan, Kusairi, angka pelanggar Prokes awal tahun 2021 terbilang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Dari 140 itu, 62 orang mendapat sanksi sosial dan 78 orang mendapatkan sanksi administrasi," ucapnya.

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat tidak menganggap remeh penyebaran COVID-19. Apalagi abai akan anjuran 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Saya berharap masyarakat mematuhi Prokes, sayangi tubuh kita, sayangi keluarga kita dan sayangi orang-orang terdekat dengan mematuhi prokes," harapnya. (rz/an/fd)


(*)