195 Maba Ikuti Ordik'20 IST-Annuqayah, Rektor Husnan Sampaikan Soal Bonus Demografi 2045

195 Maba Ikuti Ordik'20 IST-Annuqayah, Rektor Husnan Sampaikan Soal Bonus Demografi 2045
Mahasiswa baru (Maba) Institut Sains dan Teknologi Annuquyah Guluk-guluk Sumenep (Foto: Edi Mufty - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Kampus Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura Jawa Timur melaksanakan orientasi pendidikan kampus (ordik) 2020, Senin (14/9/2020).

Kegiatan pengenalan kehidupan kampus   yang diselenggarakan di ruang Aula Syarqawi kali ini mengangkat tema 'Optimalisasi Kampus dan Merdeka Belajar dalam Menyongsong Bonus Demografi 2045'.

Rektor IST Annuqayah, Muhammad Hosnan A Nafi' menyapa segenap Maba dengan motivasi bahwa, walaupun keberadaan kampus IST Annuqayah jauh dari kota, namun kesempatan untuk belajar tidaklah berbeda dengan mahasiswa yang ada di perkotaan. 

"Karena sudah memilih kampus pilihan yang jauh dari kota, sekarang saatnya kalian beradaptasi dengan lingkungan baru tentunya di kampus IST," ucapnya, Senin (14/9/2020).

Selanjutnya Husnan menyampaikan, bahwa 195 mahasiswa baru yang akan mengenyam pendidikan selama 4 tahun di IST-Annuqayah ini adalah bagian dari generasi emas Indonesia 2045.

Baca Juga: ASN Terjaring Operasi Yustisi, Sekdakab Sumenep Janji Akan Beri Sanksi

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, jumlah penduduk dengan rentang usia 15-39 tahun telah mencapai 39,96% dari jumlah penduduk keseluruhan. Sehingga populasi generasi milenial dalam membentuk struktur jumlah penduduk usia produktif diprediksi akan cukup tinggi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi pada tahun antara 2028 hingga 2035, dan pada puncaknya yaitu pada tahun 2045 mendatang.

Sekadar diketahui, bonus demografi ini merupakan fenomena langka karena hanya akan terjadi satu kali saat proporsi penduduk usia produktif (15 tahun ke atas) mencapai lebih dari 2/3 jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan.

Sebab itu, Rektor Husnan menyampaikan agar seluruh peserta Maba IST-Annuqayah yang saat ini mayoritas usianya berada di usia produktif dapat memaksimalkan 4 tahun waktu belajar yang akan dijalani.

Pihaknya berpesan, setelah menyelesaikan masa orientasi ini, 195 Maba dapat benar-benar telah bermental sebagai maha-siswa yang seutuhnya.

"Kalau sebelumnya bermental kampungan, maka setelah ini Anda diharapkan telah ber-mental kampus," ujarnya sedikit berkelakar.

Status sebagai mahasiswa, sambungnya, setidaknya dapat memompa kamampuan berifikir serta peka terhadap situasi dan kondisi di lingkungan sekitar.

"Kematangan-kematangan berbagai hal, baik kematangan prilaku, serta kematangan dalam berifikir,"tegasnya. (em/md/fd)


(*)