Pasang

3 Alat Musik Tradisional di Madura Ini Tetap Populer

  • Bagikan
3 Alat Musik Tradisional di Madura Ini Tetap Populer
Beberapa orang laki-laki mengenakan baju Pesa'an sambil menabuh tong-tong (Foto: Wardaya.rey1024.com)

BUDAYA, SINERGI MADURA – Madura merupakan sebuah pulau yang letaknya di bagian timur laut dari Pulau Jawa. Suku yang mendiami pulau itu sebagian besarnya adalah suku Madura sendiri.

Orang madura terkenal dengan sifatnya yang disiplin, hemat, dan juga orangnya pekerja keras. Di masa lampau, suku Madura disebut memiliki sejarah peradaban yang cukup maju dan juga memiliki kebudayaan yang cukup tinggi.

Pasang

Dari alat musik tradisional yang ada di Madura, menunjukkan bahwa Pulau Madura kaya akan budaya dan kesenian pertunjukan musik tradisional.

Dilansir dari berbagai, berikut macam-macam alat musik yang berasal dari Pulau Madura:

1. Tongtong

Alat musik Tong-tong biasanya digunakan untuk membangunkan warga ketika tiba waktu sahur di bulan puasa atau juga digunakan untuk jaga malam untuk ngeronda.

Alat musik tradisional ini terbuat dari kayu dan pada zaman dulu Tong-tong memiliki tiga nada yang terdiri dari nada tinggi, nada sedang dan juga nada rendah. Tong-tong biasanya dimainkan dengan nada yang keras.

Baca Juga: Ragam Lagu Anak Sumenep Madura Jaman Kuno yang Penuh Arti Filosofis

Tong-tong juga tak jarang digunakan dalam acara sapi sono’, karapan sapi, dan acara kegembiraan yang lainnya.

2. Saronen

Saronen sudah ada sejak lama dalam masyarakat Madura. Alat musik tradisional ini memiliki panjang sekitar 40 centimeter dan bahan dasar tembuat dari kayu jati.

Alat musik ini memiliki bentuk kerucut mempunyai 7 lubang, untuk 6 lubang berada di depan berderat dan untuk 1 lubang lagi berada di belakang pada badan saronen.

Tempat yang digunakan untuk meniup saronen terbuat dari bahan daun aren. Itulah yang menjadi salah satu keunikan dari alat musik tersebut. Pada bagian ini pun terdapat sayap yang terbuat dari tempurung kelapa. Bentuknya mirip dengan kumis laki-laki.

3. Ul Daul

Alat musik tradisional ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Madura khususnya, Kabupaten Sumenep. Banyak orang menyebut Ul Daul adalah alat musik perkusi etnik.

Musik Ul Daul sering diundang untuk menghibur dalam acara-acara besar seperti pada acara besar keagamaan juga hari besar Nasional.

Untuk tetap menjaga kelestarian alat-alat musik tradisional khas Madura harus tetap digunakan dalam sebuah acara atau event tertentu.

Yang paling penting jangan sampai pernah bosan untuk selalu mengajari dan memperkenalkan alat musik kepada anak-anak kelak sebagai warisan budaya Indonesia.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *