Pasang

4 Calon Dokter UNAIR Surabaya Dapat Pembiayaan dari Pemkab Pamekasan

  • Bagikan
LUGAS: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat sambutan di salah satu acara (Dok. Sinergi Madura)
LUGAS: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat sambutan di salah satu acara (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASANSINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam pada tahun 2021 memberikan beasiswa kepada empat mahasiswa jurusan kedokteran di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

Sebelumnya, terdapat sekitar 20 putra-putri terbaik Pamekasan yang ikut seleksi jurusan kedokteran di universitas ternama tersebut.

Pasang

Namun dari jumlah itu, hanya empat orang diantaranya yang dinyatakan lolos dan berhasil meraih beasiswa dari Pemkab setempat.

Kabag Kesra Pemkab Pamekasan, Halifaturrahman menuturkan, beasiswa tersebut sumber pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) dengan tujuan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di masa mendatang.

“Program beasiswa untuk putra-putri terbaik Pamekasan yang bisa diterima di Universitas Airlangga Surabaya, dari 20 orang yang ikut seleksi, 4 orang yang diterima dan itu nanti yang kita fasilitasi,” katanya, Senin (7/9/2021).

“Pemkab Pamekasan tahun ini akan membiayai empat orang calon dokter masing-masing untuk biaya pendidikan awal sebesar Rp 300 juta dan biaya semester sebesar Rp 15 juta,” sebutnya.

Beasiswa itu kata Rahman, sapaan akrabnya, akan diberikan hingga mereka lulus. Sementara untuk biaya praktik dan biaya hidup mereka masih dalam tahap kajian pemerintah, menyesuaikan dengan kemampuan APBD Pamekasan.

“Mudah-mudahan nanti kita bisa memprogramkan untuk biaya hidupnya. Tetapi yang terpenting itukan biaya pendidikannya selama mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran UNAIR Surabaya,” tegasnya.

Dia menambahkan, para penerima beasiswa dari pemerintah daerah itu, setelah lulus wajib mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat Pamekasan sesuai dengan cita-cita Bupati Baddrut Tamam dalam membantu meraih cita-cita mereka menjadi seorang dokter.

“Namanya dibiayai oleh pemerintah, tentunya kita berharap, mereka semua nantinya bisa mengabdikan diri untuk masyarakat Pamekasan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *