Pasang

5 Etika Berkendara di Jalan Tol untuk Hindari Kecelakaan

  • Bagikan
Pengendara jalan tol
Ilustrasi pengendara di jalan tol. (Foto: pixabay.com)

TIPS, SINERGI MADURA – Jalan tol seringkali menjadi pilihan banyak orang untuk mempermudah perjalanan dengan jarak tempuh yang jauh guna menghindari kemacetan di jalur biasa.

Namun, masih banyak para pengguna tidak paham etika berkendara di jalan tol yang sudah ada, sehingga menyebabkan terjadi kecelakaan yang fatal.

Pasang

Kendati demikian, etika berkendara di jalan tol amat sangat diperlukan agar terhindar dari hal-hal yang dapat merupakan diri sendiri maupun pengendara lain.

Berikut 5 etika berkendara di jalan tol, sebagaimana dikutip Sinergi Madura dari Sinergi Jatim yang perlu Anda ketahui.

1. Pahami jalur yang dipilih

Etika yang pertama, yakni para pengendara seharusnya sudah mengetahui aturan dasar di jalan sesuai dengan kecepatan kendaraan yang mereka bawa.

Baca Juga: Selain Karena Aus, Ini 4 Penyebab Timing Belt Bising yang Wajib Anda Ketahui

Misalnya, lajur sebelah kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat atau diperuntukkan untuk menyusul kendaraan lain.

Sementara, lajur pada bagian kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang memiliki kecepatan yang lebih lambat atau tergolong kendaraan besar seperti bus dan truk.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Yamaha di Wilayah Sumenep Madura per November 2021

Di sisi lain, terdapat bahu jalan di luar tiga lajur utama, fungsinya digunakan hanya untuk kendaraan yang berada dalam keadaan darurat, seperti mobil ambulans.

2. Perhatikan batas kecepatan

Berikutnya, yakni para pengendara harus memerhatikan batas kecepatan.

Hal ini karena batas kecepatan juga sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 23 ayat 4, batas kecepatan di jalan tol yaitu 60 hingga 100 kilometer per jam, sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang di sisi jalan tol.

3. Perhatikan jarak dengan kendaraan sekitar

Ketika Anda berkendara di jalan tol, maka Anda wajib mengatur jarak dengan para pengendara lainnya. Sebab, di dalam tol bukan sudah lagi menghitung jarak, melainkan jarak itu sudah ditentukan oleh waktu sepersekian detik.

Tak sedikit kecelakaan beruntun terjadi lantaran mereka tidak begitu paham dengan pentingnya menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya.

Teknik berhitung tiga detik dengan menentukan patokan benda statis yang dilalui kendaraan di depan Anda merupakan cara termudah untuk menghitung jarak aman.

4. Pastikan performa mobil dalam keadaan prima

Selain mematuhi beberapa aturan yang ada, namun memerhatikan performa mobil dalam keadaan baik dan normal juga penting sebelum Anda melewati jalan tol.

Jangan lupa untuk memastikan bahan bakar mobil sudah terisi dalam batas aman, pengecekan rem, lampu sein, klakson, hingga tekanan ban serta wiper yang membantu pengendara di saat musim hujan seperti sekarang ini.

5. Kondisi pengemudi dalam kondisi prima

Etika berkendara di jalan tol yang terakhir ini tak kalah penting dengan beberapa hal di atas, yakni pastikan kondisi pengemudi dalam keadaan yang fit, tidak mengantuk, tidak dalam pengaruh alkohol, dan harus fokus.

Selain itu, sangat penting juga untuk selalu menggunakan sabuk pengaman agar pengemudi dapat tetap aman di saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *