Pasang

6 Budaya Suku Madura yang Wajib Anda Ketahui

  • Bagikan
6 Budaya Suku Madura yang Wajib Anda Ketahui
Orang Madura saat mengenakan baju Pesa'an (Foto: phinemo.com)

BUDAYA, SINERGI MADURASuku Madura merupakan salah satu suku bangsa Indonesia yang tinggal di Pulau Madura sebelah ujung utara Jawa Timur.

Di pulau Madura juga terdapat pulau-pulau kecil. Saat ini sudah terhubung antara Pulau Madura dengan Pulau Jawa setelah dibangun jalan tol Jembatan Suramadu.

Pasang

Suku Madura mendiami empat kabupaten yakni, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep.

Suku Madura memiliki beberapa budaya yang hampir mirip dengan kebudayaan Suku Jawa. Namun, beberapa bentuk produk budaya tetap menunjukkan ciri khas yang berbeda.

Baca Juga: Kota Tua di Madura, Hanya Ada di Kalianget Sumenep

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 6 Budaya Suku Madura:

1. Pesa’an

Suku Madura memiliki pakaian tradisional yang disebut dengan Pesa’an. Motif pada pakaian tradisional ini memiliki corak garis merah dan putih berbentuk horizontal.

Pakaian ini juga dipadu-padankan dengan baju dan celana longgar warna hitam. Dilengkapi dengan ikat kepala atau ‘Odheng’.

2. Celurit

Celurit merupakan senjata tradisional kebanggaan Suku Madura. Celurit terbuat dari besi yang memiliki bentuk melengkung dan dilengkapi dengan gagang terbuat dari besi dan kayu sebagai pegangan.

3. Saronen

Suku Madura memiliki alat musik tradisional yang disebut dengan Saronen. Alat musik ini berbentuk kerucut memanjang hampir menyerupai terompet.

Cara memainkan alat musik ini adalah ditiup. Untuk menghasilkan bunyi yang enak didengar membutuhkan latihan khusus.

Baca Juga: Inilah 6 Karakter Mayoritas Orang Madura

4.Karapan Sape

Karapan sape merupakan kebudayaan Suku Madura yang sangat khas dan terkenal.

Karapan sape merupakan kesenian pesta adat rakyat berupa perlombaan dengan menggunakan semacam gerobak yang ditarik oleh dua ekor sapi dan terdapat satu joki sebagai pengendalinya.

5. Bhubu’an

Bhubu’an merupakan tradisi memberi kado pada hajat pernikahan. Tradisi ini berkembang dan tetap lestari di Kabupaten Bangkalan, Madura.

6. Mondok

Keseluruhan Suku Madura merupakan penganut Islam yang kuat. Masyarakat di Madura sudah terbiasa melepas anak-anak mereka untuk mondok sejak usia kecil.

Bagi Suku Madura, Ilmu agama lebih penting daripada ilmu dunia. Tak heran jika orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke lembaga yang ada pondok pesantrennya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *