Pasang

7 Cara Merawat Kaktus Mini Agar Tidak Capat Mati

  • Bagikan
Tanaman hias kaktus mini
Tanaman hias kaktus mini (Foto: Pixabay)

LIFESTYLE, SINERGI MADURA – Kaktus mini merupakan jenis tanaman hias yang cukup populer dikalangan masyarakat di Indonesia.

Tanaman unik dan lucu ini kini ramai diperbincangkan bagi para pencinta tanaman hias, cara merawatnya sangat mudah namun juga perlu diperhatikan.

Pasang

Meskipun tanaman ini bisa hidup di daerah panas dan kering, maka ada baiknya kita merawatnya supaya dapat berkembang dan tumbuh dengan indah.

Nah, bagi kalian yang tertarik degan tanaman hias ini untuk memperindah rumahnya, maka kalian perlu tahu cara merawatnya.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 7 tips atau cara merawat tanaman hias kaktus mini dengan baik dan tidak cepat mati, antara lain:

1. Pastikan mendapatkan asupan panas matahari
Kaktus tidak boleh terkena matahari langsung karena bisa terbakar. Selain itu, kamu juga bisa menaruh kaktus di dekat jendela dengan kanopi di atasnya, minimal selama 4 jam setiap hari.

Baca juga: 6 Cara Mudah Merawat Anggrek Bulan dengan Baik

2. Pilih pot dengan lubang di bawahnya
Pot dengan lubang di bawah dibutuhkan untuk memastikan air siraman tidak menggenang di dalam pot dan merembes keluar.

Media yang lembap atau basah adalah salah satu penyebab utama kaktus mengalami kebusukan. Tembikar atau terakota adalah material pot terbaik yang bisa dipilih.

Pasalnya material pot tersebut dapat menyerap air dan mengeluarkannya melalui pori-pori.

3. Atur intensitas siram
Teknik penyiraman yang direkomendasikan adalah dengan cara disemprot, intensitas penyiraman kaktus adalah 1 sampai 2 minggu sekali.

Agar tidak terlalu lembap, pastikan media tanah dalam keadaan kering sebelum mulai menyiramnya.

4. Gunakan moisture meter
Moisture meter merupakan alat yang sangat penting untuk mengetahui kapan saat yang tepat untuk menyiram dan seberapa banyak air yang dibutuhkan.

Dengan alat ini, kalian bisa mengetahui tingkat kelembapan tanah, intensitas cahaya, hingga pH tanah. Alat ini akan membantu mendeteksi kelembapan hingga ke bagian akar.

5. Beri pupuk secara berkala
Jika kalian bingung pakai pupuk apa, sbaiknya gunakan pupuk NPK, beri pupuk 1 hingga 2 bulan sekali sebanyak 2 hingga 3 butir secara berkala.

Jangan sampai kalian memberi lebih banyak dari itu, karena terlalu banyak pupuk dapat merusak kondisi tanaman akibat panas yang berlebih.

6. Pastikan air ridak mengendap pada daun
Kaktus dapat menyerap banyak air dari akar, namun tidak untuk bagian daunnya.

Oleh karena itu, pastikan agar tidak ada air yang mengendap di bagian tersebut karena kelembapan berlebih dapat membuat tanaman mudah membusuk.

7. Pindahkan posisi kaktus secara berkala
Untuk mendapatkan asupan matahari yang cukup dan merata pindahkan kaktus secara berkala dan secara rutin akan membuat kaktus lebih kebal karena tanaman ini menjadi terlatih untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

(*Dadang/Artikel ini telah tayang di sinergipapers dengan judul: 7 Tips Merawat Kaktus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *