Pasang

7 Jenis Jajanan Pertunangan yang Istimewa di Pulau Madura

  • Bagikan
Penyambutan calon besan pada saat pertunangan (YouTube: ilaJuneor)
Penyambutan calon besan pada saat pertunangan (YouTube: ilaJuneor)

BUDAYA, SINERGI MADURA – Tradisi tunangan atau babakalan bagi masyarakat Madura menjadi salah satu tahapan yang dilakukan oleh seseorang yang hendak melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

Babakalan biasanya dilakukan oleh keluarga pihak laki-laki untuk membuktikan keseriusannya dalam menjalin hubungan dengan pihak perempuan yang dilamar.

Pasang

Baca Juga: Mengenal Tradisi Rokat Tase’ di Pesisir Madura

Keluarga pria pada saat mengunjungi rumah si perempuan, biasanya membawa sejumlah makanan unik dan khas yang menyimbolkan keseriusan pihak pria. Jajanan tersebut dibungkus dengan hiasan yang indah.

Dalam tradisi Babakalan masyarakat Madura, ketersediaan aneka rupa jajanan yang seharusnya dibawa menjadi salah satu unsur penting yang tidak boleh dilewatkan.

Baca Juga: Orang Madura Harus Tahu, Begini Cara dan Etika Menarik Keris dari Warangka

Berikut 7 jenis jajanan khas Madura yang istimewa pada saat melangsungkan proses Babakalan (pertunangan).

1. Kocor (kucur)
2. Polot (ketan)
3. Dhudhul (dodol)
4. Bajik
5. Tettel
6. Lemper
7. Leppet

Semua jajanan di atas rerata terbuat dari bahan ketan dan tepung yang diolah. Seiring perkembangannya, aneka jajanan tersebut oleh masyarakat Madura, terutama di Sumenep bagian timur daya, lazim disebut ‘Tiket Peton’. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *