Pasang

8 KIM di Pamekasan Teken MoU, Siap Edukasi Masyarakat

  • Bagikan
8 KIM di Pamekasan Teken MoU, Siap Edukasi Masyarakat
LANGSUNG: Jajaran Pimpinan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pamekasan bersama Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) saat teken MoU (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASANSINERGI MADURA – Sebanyak 8 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) resmi melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau kontrak kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

KIM diyakini strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sampai ke pelosok desa untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan bahaya rokok ilegal

Pasang

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Pamekasan, Arif Rachmansyah menitip beberapa pesan mendalam kepada para pimpinan KIM.

“Kami harap 8 KIM yang menjalin kerjasama ini menjadi corong informasi bagi masyarakat. Artinya apa, KIM menjadi jembatan pemerintah dengan masyarakat. Begitupun sebaliknya, menjadi jembatan bagi masyarakat dengan pemerintah,” kata Arif, Selasa (14/9/2021).

“Keberadaan kelompok informasi masyarakat ini sangat diperlukan sebagai penyambung informasi antara pemerintah dengan masyarakat Kabupaten Pamekasan,” sambung Arif.

Mengapa KIM sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah dan Bea Cukai Madura, sebab informasi saat ini begitu mudah masuk sehingga diperlukan komunitas yang bisa memilah informasi-informasi yang akan disebarkan ke masyarakat.

Ke depan, diharapkan pada 8 KIM yang telah menjalin perjanjian dengan Diskominfo Pamekasan dinilai mampu menjadi pemberdaya informasi di tengah maraknya Faxnews atau berita hoax.

Dikatakan Arif Rachmansyah, 8 KIM yang dilibatkan dalam menyebarkan capaian pembangunan dan program prioritas pemerintah daerah itu total dari 14 KIM yang terdaftar di Diskominfo. Sementara 6 KIM lainnya tidak dilibatkan dikarenakan tidak lolos tahap verifikasi.

“Itu dari total sebanyak 14 kelompok informasi masyarakat yang selama ini bergelut di dunia informasi lokal yang ada di Pamekasan,” bebernya.

Arif menambahkan, penandatangan MoU ini dalam rangka membina 8 KIM yang sudah lama vakum. Alhasil, KIM binaan Kominfo ini sudah mulai aktif dan cukup berkontribusi dalam penyebaran informasi bagi masyarakat.

“KIM selain kita bina juga kita rangkul untuk mengawal publikasi di OPD. Ini penting karena di OPD dalam beberapa tahun ini kurang publikasinya,” sebutnya.

Arif berharap, kerjasama ini menjadi langkah awal yang akan dapat memberi manfaat kepada banyak kalangan dan elemen masyarakat. Yakni, baik bagi OPD, pegiat KIM khususnya, dan untuk mendukung kemajuan pemerintah daerah.

Berikut 8 KIM yang resmi melakukan MoU dengan Kominfo Pamekasan, KIM Pamekasan Hebat, KIM Kafe Warta, KIM Kamboja, KIM Sakera, KIM Perona, KIM Bintang, KIM Suka Maju, dan KIM Andhap Asor. (adv)

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *