Audiensi dengan Dishub Bangkalan, Ketum IYC: Kita Tidak Butuh Janji Manis

Audiensi dengan Dishub Bangkalan, Ketum IYC: Kita Tidak Butuh Janji Manis
Suasana audiensi IYC bersama Dishub Bangkalan, Rabu 30 September 2020 (Moh Sainuddin - Sinergi Bangkalan)

BANGKALAN, SINERGI MADURA - Indonesia Youth Congress (IYC) melakukan audiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, Rabu (30/9/2020).

Sebelum digelarnya audiensi, pihak IYC mengaku telah mengirimkan surat ke Dishub Bangkalan, tertanggal 25 September 2020, namun baru didisposisi  lima hari setelahnya, Rabu (30/9), yakni ketika pihak IYC coba mengonfirmasi ulang soal jadwal kapan audiensi dapat digelar.

Ketua Umum IYC, Ikbal Nuril Anwar, menyayangkan tindakan dari oknum staff Dishub Bangkalan yang diduga telah 'menyepelekan' surat permohonan audiensi yang ia kirim. Alhasil, pihaknya mengaku terpaksa harus menunggu lima hari lamanya untuk dapat bertemu dengan pihak Dishub.

Baca Juga: Rambu-Rambu Pemasangan APK di Sumenep

"Yang saya sayangi, Pak, kami mengantarkan undangan jauh-jauh hari. Tapi, tidak ada konfirmasi ke kita. Mulai kemarin kita nunggu, ternyata belum didisposisi," terangnya dengan nada kecewa.

Ikbal mengutarakan, kedatangan IYC adalah untuk mendiskusikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan tugas pelayan masyarakat berseragam putih biru di Kabupaten Bangkalan.

Ada 3 persoalan yang ingin didiskusikan oleh IYC dengan para pejabat Dishub Bangkalan. Pertama, sebut dia, adalah soal penerangan jalan umum (PJU) di berbagai titik yang menurut IYC mengalami kerusakan dan perlu perawatan, atau perbaikan.

Kemudian, sambung dia, tentang pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir dan halte yang hingga saat ini dinilainya belum sesuai dengan fungsi yang seharusnya.

"Kita ada 3 pokok pembahasan, pertama masalah PJU, kedua PAD parkir, halte dan semuanya cuma masih diupayakan," ungkapnya. 

Auidensi IYC yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bangkalan, Muawi Arifin, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Ariek Moein serta jajaran dan sejumlah pemuda dari IYC berlangsung hangat terkendali. 

Kadishub Arifin mengatakan, persoalan dan masukan yang disampaikan oleh pemuda IYC akan dimasukkan dalam perencanaan kerja, dengan harapan semua itu dapat menjadi solusi pelayanan maksimal pihak Dishub kepada masyarakat. 

"Kita akan menyikapi dan berusaha menjawab semaksimal mungkin apa yang menjadi masukan dan kritikan, berusaha menjawab dan memberikan solusi rencana-rencana ke depan," terangnya.

Mengenai lampu PJU, sambung dia, pihaknya mengaku akan melakukan perbaikan maksimal 1 minggu dari berlangsungnya pertemuan ini. 

"Beberapa titik-titik lampu yang ada di jalan kabupaten yang mati-mati, satu minggu InsyaAllah (sudah dilakukan perbaikan, red)," ucapnya. 

Di lain pihak, pemuda IYC berjanji akan terus mengawal semua persoalan yang telah disampaikan. Mereka berharap solusi yang direncanakan pihak Dishub dapat terealisasi segera dan semaksimal mungkin. "Kita tidak butuh janji manis, kita kawal sampai tuntas," tegas Ikbal. (ms/md/fd) 


(*)