Pasang

Bahaya Rokok bagi Organ Tubuh, Nomor 5 Paling Ngeri

  • Bagikan
Ilustrasi bahaya merokok (Istimewa)
Ilustrasi bahaya merokok (Istimewa)

TIPS, SINERGI MADURA – Rokok mengandung 4.000 lebih zat kimia yang bisa membahayakan organ tubuh. Karena itu, kesehatan perokok aktif maupun pasif kapan saja sedang terancam.

Dalam laporan WHO tahun 2017 lalu, Indonesia menempati rangking penduduk dengan perokok terbesar di dunia, bahwa 76 persen pria berusia di atas 15 tahun tercatat sebagai perokok aktif.

Pasang

Merokok adalah kebiasaan buruk yang berpotensi merusak kesehatan organ tubuh, bahkan menimbulkan berbagai penyakit mematikan.

Efek dari gaya hidup seperti ini memang tidak langsung terjadi. Nikmat merokok saat ini, namun seiring berjalannya waktu, ia akan merusak dan membahayakan tubuh karena berbagai zat yang terkandung di dalamnya.

Dirangkum Sinergi Madura dari berbagai sumber. Inilah bahaya merokok bagi kesehatan organ tubuh.

1. Kanker

Efek berbahaya rokok sebenarnya mengintai kesehatan pengguna maupun orang yang terpapar asap rokok di sekitarnya.

Efek jangka panjangnya, akan mudah terserang kanker paru-paru, mulut, laring (kotak suara), laring (tenggorokan), kerongkongan, ginjal, serviks, hati, dan kandung kemih.

Hal ini karena terdapat lebih dari 60 zat kimia yang terkandung dalam setiap batang rokok. Zat kimia tersebut dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh yang memicu pertumbuhan sel tidak normal.

2. Serangan Jantung

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebutkan, setiap menit, hampir 11 juta batang rokok diisap di dunia dan 10 orang meninggal karenanya.

Rokok mengandung bahan-bahan kimia yang berpotensi menjadi racun bagi tubuh, terutama penyakit jantung. Kandungan Tar dan Nikotin pada rokok sebagai pemicu terjadinya penumpukan plak pada pembuluh darah, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

Baca Juga: Saat Asam Lambung Naik Bikin Sesak Napas, Lakukan Cara Ini

3. Diabetes

Secara umum perokok aktif lebih beresiko terkena diabetes dibandingkan dengan yang tidak merokok, atau tidak terkena paparan asap rokok.

Hal ini, disebabkan kandungan nikotin di setiap batang rokok, dan asap yang dihasilkan dari pembakaran rokok tersebut membuat kadar gula darah menjadi terlalu naik atau terlalu turun.

Di samping itu, nikotin juga mengubah proses kimia dalam sel tubuh hingga terjadi resistensi insulin, atau kondisi di saat sel tidak bisa menggunakan gula darah dengan baik, karena terganggunya respon tubuh terhadap insulin.

Pada saat insulin terganggu akibat merokok, kadar gula darah jadi tak terkendali. Apabila diteruskan, kondisi ini bisa meningkatkan komplikasi diabetes. Misalnya, masalah jantung, kerusakan ginjal, saraf dan mata.

4. Gangguan Kehamilan dan Janin

Ibu hamil yang merokok atau terkena paparan asap rokok, akan sangat berbahaya bagi janin yang dikandung. Bahaya ini akan menghambat pertemunuhan bayi yang dikandung.

Kandungan nikotin di dalam rokok bisa menghalangi plasenta untuk menyerap nutrisi dan oksigen ke bayi. Hal itu berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lebih rendah dan gangguan penyakit lain. Sedangkan efek berbahaya bagi perempuan perokok aktif maupun pasif adalah infertilitas atau ketidaksuburan.

5. Disfungsi Ereksi dan Menurunkan Kualitas Sperma

Kandungan berbahaya dari rokok, selain menghambat aliran darah menuju jantung dan otak, peredaran darah menuju organ vital atau penis juga bisa dapat terganggu. Aliran darah ke organ vital yang terhambat juga memicu disfungsi ereksi.

Di samping itu, bahaya merokok bagi pria juga dapat menurunkan kualitas produksi sperma yang selama ini menjadi faktor masalah infertilitas.

Oleh karena itu, sebaiknya bahaya merokok disadari sejak dini sebelum terlambat. Jauhkan kebiasaan merokok dari anak-anak dan remaja. Karena sehat itu mahal harganya. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *