Pasang

Balap Merpati Ala Orang Madura

  • Bagikan
Balap Merpati Ala Orang Madura
Balap merpati (Foto:[email protected])

BUDAYA, SINERGI MADURA – Budaya di Pulau Madura beragam jenis, keanekaragaman budaya inilah yang membawa Madura bisa dikenal oleh banyak orang.

Salah satu budaya di Pulau Madura, Jawa Timur yang paling banyak digemari selain Karapan Sapi dan Karapan Kelinci adalah Karapan Merpati.

Pasang

Oleh orang Madura Karapan Merpati dikenal dengan sebutan ‘Nganduk Dhere‘.

Maksud dari istilah ini adalah melepas burung merpati ke arah yang jauh untuk memancing agar terbang mencari burung betina yang dipegang oleh pemiliknya.

Biasanya, hal ini dilakukan di tempat yang datar seperti lapangan sepak bola atau area persawahan yang luas.

Konon, Budaya Nganduk Dhere oleh masyarakat Madura hanya dijadikan ajang hiburan saja, namun seiring berkembangnya waktu balapan burung yang satu ini juga sudah mulai dilombakan.

Baca Juga: Menengok ‘Gula Merah’, Produk Asli Sumenep Madura

Karapan ini, sangat berbeda denan karapan lainnya, meskipun tergolong mengadu kecepatan, hal ini tidak ada unsur atau upaya menyakiti merpati, secara umum aduan ini hanya bermodal perangsang burung merpati saja.

Dalam aduan ini hanya memanfaatkan naluri merpati untuk terbang menuju pasangannya dengan penanda tertentu, semisal orang yang memegang merpati betina memakai warna baju yang mudah dikenal oleh merpati jantan sambil mengibas merpati betina, sehingga merpati jantan mudah menghampirinya.

Dalam perlombaan karapan ini dibutuhkan 2-3 merpati jantan yang dilepas secara bersamaan, dengan jarak yang cukup jauh sekitar 100-600 meter untuk bisa terbang menuju merpati betina.

Diantara merpati yang sudah dilepas, merpati jantan yang lebih dahulu tiba pada pasangannya dialah yang menjadi juara. Sehingga tidak heran jika ada merpati yang terjual mahal di pasaran karena memang ada lombanya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *