Pasang

Bawa Sabu 1,5 Kilogram, 2 Pria Dibekuk Ditresnarkoba Polda Jatim

  • Bagikan
PASRAH: Dua pria saat diamankan di Mapolda Jatim (Dok. Sinergi Madura)

NASIONAL, SINERGI MADURA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim berhasil meringkus dua pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi di dua tempat yang berbeda.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pelaku merupakan jaringan antar Provinsi dari Jakarta ke Surabaya.

Pasang

“Hanya selisih tiga hari yaitu tanggal, 12 dan 15 September 2021, pengedar narkoba jaringan antar provinsi ini berhasil diamankan di dua tempat yang berbeda. Pelaku berinisial MMS diamankan di tempat parkir MC Donald Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan pelaku berinisial IR diamankan di salah satu hotel di daerah Rungkut, Surabaya,” ungkapnya, saat jumpa pers di Polda Jatim, Senin (4/10/2021).

Dari tangan kedua pria ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti jenis sabu dengan berat kotor 1.577,85 gram atau 1,5 kilogram lebih ditambah narkotika jenis pil ekstasi dengan jumlah total 675 butir, dari tangan tersangka MMS (29) warga Surabaya.

Baca Juga: Cara Unik Tangkap Ikan Nelayan Pulau Santen Banyuwangi

Sedangkan dari tangan tersangka IR (31) warga Jakarta, polisi mengamankan 1 kantong plastik, yang berisi 1 bungkus teh China berisi sabu dengan berat kotor 1.040 gram.

Sementara itu, Kasubdit III Kompol Toni menambahkan, barang haram ini sengaja didatangkan dari Jakarta untuk diedarkan di Jawa Timur oleh masing-masing pelaku.

“Dari pengakuan tersangka MMS di setiap transaksinya, ia mendapatkan imbalan sebanyak 1.200 ribu rupiah, dan transaksi ini sudah 3 kali ia lakukan,” tambah Kompol Toni.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka MMS, polisi melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan di rumah kos pelaku dan berhasil menemukan inek atau pil ekstasi sebanyak 675 butir dan timbangan.

Akibat perbuatannya, kedua budak sabu yang beroperasi lintas provinsi dijerat dengan Pasal 112 dan 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman 20 tahun penjara.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *