Begini Cara Desa Bunder Pamekasan Laksanakan Program Desa Tematik Bupati Baddrut

Begini Cara Desa Bunder Pamekasan Laksanakan Program Desa Tematik Bupati Baddrut
SAKRAL: Kegiatan soft opening eduwisata garam Madura di Desa Bunder Pamekasan (Ainur Rizky – Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjadikan program desa tematik sebagai salah satu impian dan prioritasnya tahun 2021 ini. Hal ini untuk membantu menunjang pendapatan ekonomi desa.

Guna menjawab program itu, Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan secara resmi juga menggelar acara Soft Opening Eduwisata Garam Madura yang dipelopori oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mutiara Saghara, Minggu (4/4/21).

Direktur Bumdes Mutiara Saghara, Taufiq Hidayat menjelaskan bahwa ide tentang eduwisata tersebut muncul seiring dengan keinginan Bupati Pamekasan terkait desa tematik, dan melihat lahan garam di desa Bunder sangat bangus untuk dikelola.

Baca Juga: Gelar Mubes Perdana, Ini Harapan Ketua PPBI Madura Bersatu

"Kami wujudkan impian Bupati terkait Desa Tematik, dengan adanya eduwisata ini, nanti kami tonjolkan garam hasil produksi petani di sini, ke depan kami upayakan Desa Bunder akan jadi pusat Garam di Madura," ungkapnya kepada sejumlah media.

Sementara itu, Kepala Desa Bunder, Iswan Yanti berharap program ini akan menjadi kontinyu serta bisa mengenalkan kekayaan garam yang dikelola dengan baik. Selain itu, melalui eduwisata tersebut dirinya yakin ke depan akan menjadi ladang penghasilan serta menjadi tempat kegiatan positif bagi pengunjung yang hadir.

"Titik tekannya pada narkoba, minuman keras, dan tempat mesum harus dijauhi. Di luar dari poin tersebut, saya pasrahkan kepada pengelola, yang penting untuk kebaikan bersama dan untuk kesejahteraan masyarakat desa," tegasnya.

Sekadar informasi, di Kabupaten Pamekasan sudah muncul beberapa titik desa tematik. Namun untuk eduwisata garam Madura, Desa Bunder adalah yang pertama di Bumi Gerbang Salam. (rz/an/fd)


(*)