Pasang

Begini Cara Urus STNK Hilang, Lengkap Syarat dan Biayanya!

  • Bagikan
Ilustasi: Istimewa

NASIONAL, SINERGI MADURA – Saat ini para pemilik kendaraan yang kehilangan STNK tidak perlu panik lagi. Anda dapat membuat surat duplikat di kantor Samsat terdekat.

Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Herlina Ayu kepada media menjelaskan cara mengurus STNK hilang PP No. 5 Tahun 2010.

Pasang

“Untuk STNK yang hilang bisa diurus langsung ke Samsat. Syaratnya, surat kehilangan STNK dari kepolisian, fotokopi eKTP dan asli, fotokopi STNK jika ada, serta BPKB,” terangnya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (3/10/2021).

Setelah semua persyaratan lengkap, pemilik kendaraan cukup lalu meminta formulir permohonan untuk membuat STNK baru.

“Setelah itu, melakukan pendaftaran di loket Samsat lalu cek fisik kendaraan. Setelah semuanya dilakukan maka akan bisa diterbitkan STNK baru,” kata Herlina.

Untuk pemilik kendaraan yang belum melakukan pelunasan pajak tahunan atau jika BPKB yang bersangkutan masih di tempat leasing, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan meminta fotokopi BPKB yang dilegalisir dari leasing.

Tarif penerbitan STNK sudah diatur dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri, yakni dalam Perpres No.5 Tahun 2010.

Baca juga: 7 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Ini Jadi Incaran Polisi

Di dalamnya dijelaskan aturan mengenai tarif penerbitan STNK kendaraan bermotor roda 2, 3, atau angkutan umum, penerbitan hanha dikenakan biaya Rp 50.000.

Untuk kendaraan roda 4 atau lebih akan dikenakan biaya Rp 75.000. Sedangkan untuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) per pengesahan/tahun tidak dikenakan biaya administrasi alias gratis.

Saat mengurus, pemilik kendaraan diharap agar jangan lupa membawa kendaraannya ke kantor Samsat untuk dilakukan cek fisik.

Begini Cara Urus STNK Hilang, Lengkap Syarat dan Biayanya!

Beberapa tahapan pengurusan STNK hilang adalah sebagaimana terangkum dalam poin-poin berikut.

1. Fotokopi hasil laporan ke polisi berikut eKTP, STNK dan BPKB (jika ada) dan isi formulir pendaftaran di loket pendaftaran.

2. Pemilik datang ke loket untuk mengurus STNK hilang di Samsat. Pastikan semua persyaratan seperti dokumen yang berisi keterangan keabsahan STNK, fotokopi cek fisik kendaraan sudah lengkap.

3. Kemudian mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. Di sana pemilik kendaraan akan diminta lampiran seluruh persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat.

4. Bagi pemilik yang masih mempunyai tunggakan pajak tahunan, maka yang bersangkutan akan dikenakan biaya tambahan berdasaekan jumlah pajak yang belum terbayar.

Sekadar diketahui, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah tanda bukti pendaftaran suatu kendaraan bermotor yang telah disahkan sesuai identitas pemiliknya.

Di dalamnya memjat identitas kepemilikan, Nomor Polisi berikut identitas kendaraan bermotor lainnya seperti nama pemilik, alamat, merk/tipe, jenis/model, tahun pembuatan, tahun perakitan, isi silinder, warna, nomor rangka/NIK, nomor mesin, nomor BPKB, warna TNKB, bahan bakar, kode lokasi, dan sebagainya.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *