Pasang

Berdamai dengan Covid-19, Upaya Akhiri Kekhawatiran yang Berkepanjangan

  • Bagikan
Berdamai dengan Covid-19, Upaya Akhiri Kekhawatiran yang Berkepanjangan
Foto: Istimewa

Sebuah jawaban untuk menghilangkan rasa kekhawatiran yang berkepanjangan. Maka tidak ada jalan lain, selain berdamai dengan Covid-19 yang mengitari dan menghantui segala sisi kehidupan manusia di muka bumi ini.

Tentunya, berdamai di sini bukan sepenuhnya menyerah dan pasrah, tetapi tetap berusaha menghindar dari hal-hal yang dapat memicu terjangkitnya virus mematikan tersebut. Salah satunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah, sebagai bagian tolak ukur ikhtiar kita sebagai manusia yang rasional. Sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan terbiasa hidup bersih dan meningkatkan imunitas sebagai modal untuk bisa hidup berdampingan dengan virus corona yang mengitari kehidupan kita sehari-hari.

Pasang

Dengan begitu, konsentrasi menjalani kehidupan ini akan kembali berjalan normal seperti semula. Bagi yang bekerja di kantoran, menjadi buruh, pelaku usaha, pengelola pendidikan dan masyarakat petani, seperti biasanya dapat menjalankan aktivitasnya sehari-hari dengan tetap semangat tanpa dihantui rasa takut yang berlebihan yang dapat melumpuhkan semangat etos kerja yang dimiliki selama ini.

Namun, upaya itu dirasa tidak cukup tanpa dibarengi sebuah keseimbangan hidup. Yaitu, dengan kesalehan sosial dan kesalehan spiritual, dimana manusia sebagai makhluk yang ber-Tuhan sejatinya tidak bisa dipisahkan dari dua sisi kehidupan tersebut. Karena kebutuhan manusia tidak hanya persoalan dunia saja tetapi juga butuh kebahagian secara batiniah.

Oleh karena itu, haqqul yaqin manusia mampu melalui pandemi ini dengan baik tanpa melulu dihantui ketakutan yang berlebihan. Karena bicara persoalan penyakit, sejatinya tidak hanya virus corona yang mengancam, melainkan masih banyak virus lainnya yang tidak kalah bahayanya.

Seperti penyakit TBC, HIV/AID, penyakit kangker dan penyakit lainnya yang tanpa disadari juga mengancam kehidupan kita di sekitar kita. Hanya saja ‘gaungnya’ tidak massif dan besar seperti serangan virus corona belakangan ini. Namun betapapun bahayanya virus corona bukan berarti penyakit lainnya tidak perlu diwaspadai, karena yang namanya penyakit tetap butuh upaya penanggulangan yang maksimal.

Disadari atau tidak, dampak Covid-19 ini sangat luar biasa. Bukan hanya persoalan yang dapat mengancam nyawa manusia. Lebih dari itu, semua tatanan kehidupan manusia dibikin rapuh. Mulai dari ekonomi, budaya, sosial dan politik menjadi porak-poranda dibuatnya, sehingga butuh ditata kembali dengan semangat dan pola pikir yang jernih untuk dapat memulihkan kembali tatanan yang sudah rapuh tersebut.

Tentunya tidak ada jalan lain, selain harus bisa berdamai dan berdampingan dengan virus corona dengan cara terbiasa memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut. Tentunya juga dibarengi dengan gerakan spritual dengan pikir, zikir dan amal saleh di setiap langkah, gerak ruang dan waktu di manapun dan dalam kondisi apapun. Dengan begitu, insya Allah lambat laun kita akan terbebas dari virus Corona. Wallahu’alam Bissawab!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *