Pasang

Bersikukuh Laporkan Leslar, KPI Jatim Sebut Tak Ada Niatan Penjarakan Keduanya

  • Bagikan
KUFUK: Lesti Kejora dan Rizky Billar (Istimewa)

NASIONAL, SINERGI MADURA – Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Jawa Timur (Jatim) tetap bersikukuh akan melaporkan Lesti Kejora dan Rizky Billar (Leslar) ke Polda Metro Jaya atas dugaan memberikan keterangan palsu.

Namun demikian, Ketua KPI Jatim, Edi Prastyo mengatakan bahwa pelaporan yang dilakukan kliennya, Mila Machmudah, bertujuan hanya ingin menuntut kepastian hukum di mata publik. Sebab, keduanya dinilai telah mencampuradukkan hukum syariat dan hukum negara.

Pasang

Adanya laporan ini, kata Edi Prastyo, hanyalah sebagai edukasi kepada Leslar pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, dengan harapan tidak ada lagi publik figur yang mengikuti tindakan Rizky Billar dan Lesti Kejora.

“Tujuan dari klien kami yaitu sebagai bentuk edukasi ke masyarakat, dengan tidak mencampuradukkan syariat agama dengan hukum negara. Kalau mau gunakan hukum syariat cukup pernikahan ini diisbatkan lalu dicatatkan ke KUA,” bebernya, dikutip sinergi madura dari detik.com, Minggu (3/10/2021).

Baca Juga: Kantongi Alat Bukti, KPI Jatim Komitmen Lanjut Laporkan Leslar ke Polda Metro Jaya

Bahkan pihaknya mengatakan masih membuka ruang mediasi kepada pihak yang bakal dilaporkannya, bahwa jika kedua pasangan itu melakukan permintaan maaf kepada publik, pihaknya masih akan mempertimbangkan kembali atas tindakan yang diambil.

“Kalau ada upaya mediasi lebih dahulu tidak akan kami aporkan, kami berharap Lesti dan Billar ini tidak minta pendapat ulama yang berdiri sendiri bergeraknya. Lebih baik datangi MUI dan PBNU,” kata Edi.

“Harapannya datang ke MUI, kalau sudah ada keterangan dari MUI dan dia minta maaf ke publik udah selesai, hal ini nggak akan berlanjut ke kepolisian,” imbuhnya.

Dengan begitu, sambung dia, terkait rencana laporan KPI ke Polda Metro Jaya yang akan dilakukan pekan depan dan akan segera membuat laporan akan digagalkan.

Sementara ini pihaknya tengah menyusun sejumlah bukti terkait rencana pelaporan tersebut.

“Ya, kami harus dapatkan bukti surat keterangan dari mereka untuk diajukan ke KUA, kita juga minta salinan ke KUA sebagai alat bukti, tidak hanya pernyataan kepala KUA aja,” terangnya.

Diberitakan seblumnya, KPI Jatim menyatakan komitmennya untuk lanjut melaporkan Leslar ke Polres Tangerang atau Polda Metro Jaya, berdasarkan arahan Polda Jatim bahwa laporan yang dibuat hendaknya sesuai dengan locus dan lokasinya.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *