Pasang

BPBD Sampang Minta Masyarakat Waspada Datangnya La Lina

  • Bagikan
BERSAHAJA: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Asroni (Zainullah - Sinergi Sampang)

SAMPANG, SINERGI MADURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur meminta masyarakat selalu waspada akibat perubahan cuaca ekstrem hingga munculnya La Nina.

La Nina adalah fenomena yang berkebalikan dengan El Nino. Ketika La Nina terjadi, suhu muka laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya. Pendinginan SML ini mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum.

Pasang

“Oleh karena cuaca seperti ini perlu diwaspadai oleh masyarakat Sampang pada khususnya,” ujar Kepala BPBD Sampang, Asroni, saat dihubungi, Sabtu (20/11/2021).

Baca Juga: Puluhan Wanita Muda di Sampang Serbu Pengadilan Agama, Urus Dispensasi Kawin

Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan pemetaan berdasarkan potensi rawan bencana alam di wilayah kabupaten berjuluk Kota Bahari.

Dari hasil pemetaan tersebut didapatkan hasil bahwa bencana longsor, rawan terjadi di Kecamatan Robatal, Kedungdung, Tambelangan dan Karang Penang.

“Sedangkan banjir, rawan terjadi di Kecamatan Torjun, Jrengik dan wilayah Kota. Selanjutnya, bencana angin puting beliung berpotensi terjadi di Kecamatan Sreseh, Camplong, Omben, Karang Penang, Torjun dan Kecamatan Jrengik,” beber Asroni.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat musim hujan tiba. Sebab, meski telah dilakukan pemetaan, bukan tidak menutup kemungkinan beberapa daerah yang lain juga bisa tekena bencana alam.

“Kami menghimbau agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya menghadapi musim hujan ini supaya lebih hati-hati dan siap siaga saat hujan dengan intensitas tinggi,” harapnya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *