BPI KPNPA RI Duduki DPMPTSP Bangkalan

BPI KPNPA RI Duduki DPMPTSP Bangkalan
RAMAI: Puluhan aktivis berdialog dengan pejabat DPMPTSP Kabupaten Bangkalan (Moh. Sainuddin - Sinergi Bangkalan)

BANGKALAN, SINERGI MADURA - Puluhan aktivis menggelar aksi demonstrasi di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (9/3/2021).

Mulanya, aksi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dilakukan di Jalan Kartini, tepatnya di depan Dinas Perijinan Bangkalan. Tapi karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di tengah pandemi, alhasil para aktivis melakukan audiensi secara terbuka di gedung DPMPTSP. 

Dalam audiensinya, koordinator aksi dari Badan Peneliti Independen (BPI) Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (KPNPA) Republik Indonesia (RI) Kabupaten Bangkalan, Abdurrahman Tohir mengkritisi kinerja pemerintah setempat yang diduga kurang tegas dalam mengambil kebijakan.

Di antaranya soal penutupan sementara atas CV Ragel Barep yang diduga tidak memiliki ijin menjalankan usaha penyediaan oksigen untuk salah satu penyedia fasilitas kesehatan di Kota Salak.

Menurut Tohir, CV Ragel Barep harusnya ditutup permanen karena syarat ijin usahanya tidak lengkap dan telah melanggar secara hukum karena sebelum ditutup sementara, ia telah beroperasi secara masif.  

"CV Ragel Barep harusnya bukan hanya tutup sementara tapi permanen, karena secara hukum, pelanggaran yang diperbuat sudah masuk kategori berat," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, audiensi antara BPI KPNPA dengan pejabat di DPMPTSP Kota Shalawat dan Dzikir masih berlangsung. (ms/an/fd)


(*)