Pasang

Bunda Harus Tahu, Ini 8 Penyebab Bayi Anda Rewel

  • Bagikan
Bayi rewel
Ilustrasi bayi rewel. (Foto: haibunda.com)

TIPS, SINERGI MADURA – Bayi menangis merupakan salah satu cara untuk berkomunikasi dengan orang tuanya. Apabila keinginannya tak tercapai, maka biasanya bayi cenderung rewel.

Ada beberapa faktor yang bisa membuat bayi menjadi rewel. Meski kadang tidak setiap hari terjadi, sering kali orang tua tak mengerti apa penyebab bayi menjadi rewel.

Pasang

Karena itu, orang tua perlu memahami beragam penyebabnya sehingga dapat segera menenangkan bayi yang sedang menangis.

Dikutip Sinergi Madura dari berbagai sumber, ini beberapa penyebab yang membuat bayi sering menangis atau rewel.

1. Mengantuk

Bayi yang sudah mengantuk, biasanya akan memberikan tanda kepada orang tuanya dengan tangisan dan cenderung lebih rewel.

Sekadar mengingatkan, pada minggu-minggu awal setelah kelahirannya, rata-rata bayi membutuhkan 16-18 jam tidur setiap harinya.

2. Lapar

Kondisi lapar adalah dalah satu faktor penyebab tersering yang membuat bayi rewel. Reaksinya adalah ia akan rewel dan menangis.

Selain itu, tangan bayi pun akan mengepal, mengisap tangan atau jarinya, menggerakkan bibir, atau memalingkan wajah ke arah Anda menyentuh pipinya untuk memberikan ASI.

Biasanya, tangisannya akan berirama dan berulang, kemudian semakin keras dan tak kunjung berhenti.

3. Tidak nyaman

Kondisi yang sedang tidak nyaman, misalnya bayi kurang istirahat atau gelisah bayi cenderung akan mudah rewel. Saat Anda menghampirinya, belum tentu bayi akan langsung tenang, karena mungkin saja Anda tidak mengetahui apa yang membuatnya tak merasa nyaman.

Awalnya, terkadang suara bayi akan terdengar seperti merengek dan butuh waktu cukup lama sampai akhirnya ia menangis jika tak ada yang memberikan respons.

4. Popok basah

Popok yang basah pada bayi, juga menjadi salah satu penyebab bayi rewel.

Sebab bayi sangat sensitif dengan kondisi popok yang basah dan kotor. Jika ini terjadi, sebaiknya Anda segera ganti popok tersebut.

Apabila Anda mendapati adanya ruam popok saat mengganti popoknya, berikan ia losion khusus ruam popok yang aman bagi kulitnya.

Baca Juga: 5 Arti Mimpi Diberi Uang Oleh Orang Lain Menurut Primbon Madura

5. Ingin Digendong

Salah satu penyebab lain bayi yang rewel dan menangis bisa jadi karena ia ingin selalu dekat dengan orang tuanya. maka dengan segera menggendongnya, bayi akan menjadi lebih tenang dan nyaman.

Sebab secara tidak langsung, memberi tahukan kepada bayi, bahwa Anda akan selalu ada untuk menjaga dan melindunginya.

Selain itu, menggendong bayi juga diyakini dapat mempererat ikatan emosional atau batin antara orang tua dan anak.

Bayi pun akan merasa selalu diperhatikan, berharga, dan tahu bahwa dirinya dibesarkan dengan penuh cinta dan kasih sayang.

6. Takut

Bayi yang baru lahir akan mudah merasa takut. Penyebabnya adalah kondisi lingkungan yang jauh berbeda dengan saat ia masih berada di dalam rahim ibu.

Bayi yang merasa takut ini akan menjadi rewel dan seperti “meminta” untuk cepat diperhatikan oleh orang tuanya.

Saat ia takut, biasanya ia akan menangis dengan mata terbuka, tatapannya pun terlihat menerawang seperti terkesan ingin diperhatikan.

Jika ini terjadi, sebaiknya yang Anda harus lakukan adalah dengan segera memeluk, mendekap, atau menggendong bayi dengan erat. Sambil lalu katakan, bahwa saat ini ia aman berada di dekapan Anda.

7. Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan seperti perut kembung dan banyaknya gas di dalam lambung akan membuat bayi menjadi rewel terus-menerus. Kondisi ini disebut sebagai kolik.

Jika gangguan ini terjadi, yang bisa Anda lakukan adalah membuat bayi berserdawa agar gas di dalam perutnya bisa keluar.

Kolik juga bisa ditiadakan dengan memberikan pijatan di area perut bayi. Gunakan minyak telon agar bayi Anda merasa hangat. Lakukan pijatan searah jarum jam.

8. Sakit

Bayi yang sedang sakit juga menjadi salah satu penyebab rewel pada bayi. Tanda umumnya adalah suaranya akan keras dengan nada dan intensitas tinggi dari awal.

Wajahnya tampak mengernyit, dengan mata yang tertutup, dan mulutnya bisanya akan terbuka.

Namun, jika bayi Anda demam, muntah, atau diare, yang membuatnya rewel dan sulit untuk ditenangkan. Maka langkah yang tepat segera dibawa ke dokter anak agar bagi Anda mendapatkan perawatan yang tepat.

Itulah beberapa penyebab bayi sering rewel. Satu hal yang penting, Anda sebagai orang tua harus tenang dalam menghadapinya.

Namun, jika Anda merasa stres, bayi akan bisa merasakannya dan ada kecenderungan ia akan bereaksi negatif, sehingga menyebabkan tangisannya makin kencang.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *