Pasang

Bupati Pamekasan Launching Program Gangtana

  • Bagikan
MELINTAS: Seorang pejalan akan lewat di depan kantor BKPSDM, Jl. Dr. Cipto Sumenep (Edy Mufti - Sinergi Sumenep)

PAMEKASAN, SINERGI MADURAPemkab Pamekasan, Jawa Timur menghadiri Launching Program Pedagang Kaki Lima Tangguh Bencana (Gangtana) di eks Lahan RSUD, Jalan Kesehatan.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dalam momentum itu menyampaikan, pedagang yang berjualan di area tersebut, harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19. Caranya yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer.

Pasang

“Kalau mau PKL jalan, car free day jalan, caranya mudah, mau nggak divaksin? Kalau mau saya berjanji tidak akan lama lagi PKL akan berjualan. Yang repot itu, jualannya mau, vaksinnya nggak mau. Yang repot itu mau jualan tapi tidak prokes,” kata Mas Tamam, Kamis (7/10/2021).

“Saya pastikan akan membela rakyat Kabupaten Pamekasan untuk jabatan saya. Syaratnya ketika berjualan ayo pakai masker, pakai hand sanitizer, sehingga bisnisnya jalan, dan pandemi COVID-19 tidak meningkat. Kalau tidak ada itu, saya tegas. Karena menjaga kesehatan itu penting,” tegas Mas Tamam.

Baca Juga: Tim Wamira Mart Pamekasan Paparkan Pematangan Konsep di Hadapan Bupati

Bupati yang dikenal energik dan murah senyum ini menambahkan, langkah pemerintah daerah mendorong masyarakat mematuhi prokes dan vaksinasi tersebut untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan melindungi orang lain. Karena orang lain memiliki hak yang sama untuk sehat.

“Ini tidak dalam rangka membantu pemerintah, tetapi membantu kita, warga bangsa yang hidup di Kabupaten Pamekasan,” urainya.

Tokoh muda yang masuk bursa layak memimpin Jawa Timur ini juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi menyukseskan program pemerintah daerah, termasuk pedagang, dan komunitas.

“Terimakasih kepada komunitas ini telah melakukan vaksinasi, ini tidak untuk pemkab, tetapi untuk seluruh masyarakat Pamekasan,” tutup Mas Tamam. (ADV)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *