Pasang

Bupati Pamekasan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Tiga Pesantren

  • Bagikan
TURBA: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat menghadiri acara vaksinasi di pesantren (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURABupati Pamekasan, Baddrut Tamam telah meresmikan program pesantren tangguh bencana (Santana) sekaligus pelaksanaan vaksinasi serentak di tiga pondok pesantren, Jumat (1/10/2021).

Tiga pesantren yang di maksud yakni, Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Djufri Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Ponpes Karang Manggis Desa Rombuh dan Ponpes Sumber Sari Desa Rek Kerek, Kecamatan Palengaan.

Pasang

Dalam peresmian itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam hadir didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Atas nama Pemkab Pamekasan saya menyampaikan terimakasih, karena pesantren ini telah menjadi pelopor gerakan vaksinasi untuk menjaga herd immunity,” tutur Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat memberikan sambutan didepan peserta.

Bupati dengan sederet prestasi ini juga menjelaskan bahwa pembentukan Santana dan gerakan vaksinasi itu, tentu untuk melindungi para ulama, kiai atau pengasuh pesantren serta masyarakat sekitar pesantren.

Sebab, menurut Mas Tamam sapaan akrabnya, dengan program Santana tersebut akan membuat masyarakat disiplin protokol kesehatan (Prokes) di lingkungan Ponpes.

“Tamu yang mau sowan kepada pengasuh harus melewati bilik disinfektan terlebih dahulu, mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan memakai masker. Ini sebagai ikhtiar kita agar terhindar dari COVID-19,” bebernya.

Baca Juga: Ketua NU Berharap Pamekasan Sabet Juara Umum dalam MTQ ke XXIX

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini juga menegaskan, munculnya wabah COVID-19 di Indonesia melahirkan asumsi berbeda di tengah masyarakat. Bahkan tak jarang masyarakat terjebak dalam berita hoax yang masif berbagai media sosial.

Oleh karena itu, pihaknya tidak akan bosan memberikan edukasi kepada masyarakat akan adanya COVID-19 yang mengancam kesehatan, serta pentingnya menaati Prokes dan vaksinasi untuk menjaga kesehatan bersama.

“Jadi, mulai sekarang jangan lagi percaya hoax atau fitnah yang beredar dan sengaja disebar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegas Mas Tamam.

“Tugas menjaga ulama, kiai, santri dan bangsa Indonesia menjadi tanggungjawab bersama,” timpal politisi muda PKB.

Sebelumnya, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam juga meresmikan dua pesantren tangguh bencana (santana), yaitu Ponpes Al Mujtama’ Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan, dan Ponpes Al Hasan Desa Srambah Kecamatan Proppo, serta beberapa pesantren lainnya yang telah melaksanakan vaksinasi.

“Banyak pesantren di luar Madura, seperti Lirboyo, Sidogiri telah melakukan vaksinasi. Sekarang jangan percaya hoax lagi, vaksin ini aman dan halal,” pungkas eks anggota DPRD Jatim ini. (ADV)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *