Pasang

Cair Tiap Triwulan, Ribuan Lansia di Pamekasan Dapat Bantuan PKM PKH Plus Senilai Rp 2 Juta

  • Bagikan
MENGENAKAN ROMPI: Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono, bersama jajaran Forkopimda saat penyaluran bantuan PKM PKH Plus kepada 10 orang lansia (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), ribuan warga lansia di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mendapatkan bantuan plus senilai Rp2 juta.

Bantuan berupa jaminan sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) Plus’ ini diberikan setiap triwulan sekali dengan nominal sebesar Rp 500.000. Dana bantuan bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur

Pasang

Pemerintah setempat mencatat, total penerima PKM-PKH Plus pada triwulan ini sebanyak 3.239 orang. Selain bantuan uang, para KPM-PKH juga mendapatkan bansos lain berupa beras, per KPM memperoleh jatah 10 kg.

Sekadar informasi, KPM-PKH yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Pamekasan berjumlah 55.395 orang. Sedangkan untuk program Bantuan Sosial Tunai (BST) terdapat 22.215 orang yang tersebar di 13 kecamatan.

Penyaluran perdana telah dilaksanakan secara simbolis kepada 10 KPM dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat.

Sementara untuk penyaluran selanjutnya, pemerintah setempat telah menyiagakan sejumlah truk armada pengangkut beras. Armada tersebut akan dikerahkan ke sejumlah titik dari halaman Mandhapa Aghung Ronggosukowati.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pamekasan, Totok Hartono, mengatakan bahwa dua jenis bansos tersebut setidaknya dapat meringankan beban KPM dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Lebih-lebih di tengah masa penerapan PPKM seperti saat ini.

“Ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah mengatasi ataupun mencarikan solusi bagi masyarakat yang terdampak,” katanya kepada sejumlah wartawan, Selasa (27/7/21).

Totok berpesan agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima. Ia kemudian menyampaikan harapan semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir dan aktivitas kehidupan warga dapat kembali normal sebagaimana sebelumnya.

“Semoga ini bermanfaat kepada bapak dan ibu sekalian, dan mudah-mudahan wabah ini segera berakhir dari Indonesia sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan secara normal seperti sediakala,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *