Pasang

Cara Ketua TP PKK Sumenep Bantu Ekonomi Petani

  • Bagikan
Cara Ketua TP PKK Sumenep Bantu Ekonomi Petani
INSPIRATIF: Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, saat membeli hasil panen petani (Dok. Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kelurahan (TP PKK) Sumenep, Jawa Timur, Nia Kurnia Fauzi mempunyai cara tersendiri dalam membantu petani di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Wanita yang tak lain merupakan istri dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi ini secara mengejutkan memborong hasil panen cabai dan bawang merah milik petani.

Pasang

Nia bercerita, inisiatif memborong cabai dan bawang merah petani berawal saat dirinya ada kegiatan PKK di wilayah Kecamatan Rubaru pada Rabu, (1/9) kemarin.

“Di perjalanan saya melihat kebun cabai dengan buah yang utuh, padahal sudah merah. Terus saya bertanya ke ibu-ibu PKK desa, kenapa itu tidak dipanen. Kata mereka, kalau dipanen itu tidak sebanding dengan harga jual saat ini,” ujarnya, Kamis, (2/9/2021).

Dari situ, kemudian dirinya berpikir untuk memborong cabai dari petani dengan harga di atas harga pasaran cabai saat ini. Tujuannya agar petani tidak terlalu merugi. Apalagi dalam suasana pandemi COVID-19 seperti sekarang.

“Dengan seperti ini, kami berharap meski tidak dapat untung yang banyak, minimal petani bisa balik modal,” ungkapnya.

Dari langkah itu, Nia juga berharap kepada seluruh pihak, khususnya yang ada di lingkungan pemerintah agar turut membantu para petani cabai. Caranya dengan membeli hasil pertanian mereka.

“Saya juga sudah menyampaikan mengenai hal ini kepada Bapak Bupati, dan alhamdulillah beliau merespon baik. Jadi ke depannya mungkin nanti tidak hanya di Rubaru, tapi menyisir kecamatan lain, di mana petani ada kendala dengan harga. Bukan hanya cabai dan bawang, tapi juga hasil bumi lainnya,” tegas dia.

Meski telah diborong, lanjut dia, setelah cabai dan bawang merah itu di-packing akan dibagi-bagikan, khususnya masyarakat di sekitar Pendopo Sumenep dan masyarakat di sekitar rumahnya di Desa Torbang, Kecamatan Batuan.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *