Pasang

Cara Lapas Kelas IIA Pamekasan Asah Kemampuan WBP

  • Bagikan
DIASAH: Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Pamekasan, saat mengikuti pembinaan musik (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Pamekasan, Jawa Timur mengikuti sejumlah kegiatan dalam rangka mengasah kreativitas.

Salah satu kegiatan pembinaan itu adalah kesenian musik. Hal ini diyakini akan mampu meningkatkan kemampuan atau skill para WBP di tengah keterbatasan aktivitas.

Pasang

Pembinaan musik ini memang merupakan wadah bagi WBP untuk menumbuhkan bakat terpendam dan menyalurkan kreativitas dalam bidang musik.

selain Warga Binaan Pemasyarakatan, Petugas pun tak jarang menyalurkan hobi dan kemampuannya bermain musik juga bernyanyi.

Terlebih selama pandemi COVID-19, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pamekasan memang rutin melakukan latihan. Tentunya, dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Pembinaan kesenian ada beragam di Lapas Pamekasan. Dari tari tradisional, hadrah, hingga musik,” kata Kasi Binadik, Achmad Suwifi, saat diwawancara, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Gempur Rokok Ilegal, BCM Kembali Gelar Sosialiasi Ketentuan Cukai

“Dengan adanya musik, warga binaan pun juga turut terhibur. Mereka juga sering request lagu, mulai dari genre dangdut, pop Indonesia, hingga lagu barat,” sambung Kasubsi bimkeswat, Hendriyanto.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, M.Hanafi mengatakan, dirinya sangat mendukung seluruh kegiatan pembinaan, termasuk kesenian musik.

“Memang terbukti mereka memiliki skill yang luar biasa. Jika bakat mereka terus diasah, saya yakin saat selesai menjalani pembinaan di Lapas Pamekasan, kelak mereka bisa berkarya di industri musik,” jelasnya singkat.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *