Pasang

Cara Merawat Budidaya Ikan Lele yang Baik dan Benar dari Benih hingga Panen

  • Bagikan
Bibit ikan lele (Sumber: Sukaikan.com)

TIPS, SINERGI MADURA – Ikan merupakan hewan yang banyak dikonsumsi karena kaya akan nutrisi dan protein yang sangat berguna untuk perkembangan tubuh manusia.

Salah satu ikan yang banyak digandrungi para penikmat kuliner saat ini adalah ikan lele. Selain rasa dan gizi yang dikandungnya, harganya pun terbilang murah dibanding ikan-ikan enak lainnya.

Pasang

Selain untuk dikonsumsi, budidaya atau ternak ikan yang mempunyai petil ini sangat menjanjikan, mengingat terus bertambah pesatnya penduduk dan kebutuhan lauk-pauk.

Jika ingin memelihara atau ternak lele, pastikan Anda sudah tahu dan paham bagaimana cara merawat yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan lele yang berkualitas, sehat dan juga lezat. Dengan demikian, modal usaha yang Anda keluarkan menjadi tidak sia-sia alias berjalan dengan lancar.

Salah satu cara merawat yang paling penting dan sangat perlu diperhatikan pertama kali adalah kondisi air dan juga pasokan pakan ikan lele.

Di samping itu, kepadatan di dalam kolam juga harus diperhatikan. Jangan sampai terlalu padat karena dapat membuat ikan lele menjadi stres bahkan menyebabkan kematian.

Berikut ini adalah cara merawat ikan lele yang baik dan benar dari benih hingga siap panen:

1. Umur 1-4 hari

Umur 1-4 hari merupakan umur ikan lele paling rawan, sehingga perlu kehati-hatian dalam pemeliharaannya.

Saat umur ini, banyak sekali bibit lele yang mati akibat salah dalam cara perawatan. Agar tidak mengalami kejadian buruk ini dengan jumlah yang banyak, kita harus merawat ikan lele dengan cara yang tepat, yakni memperhatikan suhu dan kualitas air.

Sebab, saat suhu dan kualitas air sering berubah, maka hal itu sangat cepat memicu kematian ikan. Untuk pakan, kita bisa memberikan kultur plankton.

Makanan ini merupakan makanan sampingan, karena masih mempunyai makanan pokok dari kuning telur yang berada di tubuh ikan.

Baca Juga: Kalahkan Harga Honda PCX 160, Astrea Reborn Kini Muncul dengan Design Ikonik

2. Umur 5-15 hari

Saat lele menginjak umur 5-15 hari, cadangan kuning telur biasanya sudah habis. Untuk ituz kita tidak perlu terlalu mengkulturkan plankton.

Saat usia ini, kita juga dapat menggantinya dengan memberikan makanan cacing sutera atau cacing darah agar gizinya terpenuhi. Tebarkan secara merata di kolam ikan lele dan berikan dalam porsi yang tidak terlalu banyak.

Selanjutnya, agar perkembangannya stabil, yang perlu dilakukan adalah memberikan makanan 2 kali dalam sehari. Kemudian secara berkala, cek kebersihan air dengan cara mengganti air baru.

3. Umur 15-25 hari

Saat usia lele memasuki umur 15-25 hari, kita disarankan memberi makanan berupa pelet serbuk 4 kali sehari dengan prosentase 30% dari jumlah benih lele.

Pada usia ini lele sudah memiliki ukuran sedikit lebih besar, namun masih terdapat beberapa lele yang berukuran kecil. Sebaiknya pisahkan lele dengan berdasarkan ukuran yang sama.

Cara Merawat Budidaya Ikan Lele yang Baik dan Benar dari Benih hingga Panen

4. Umur 25-30 hari

Ketika lele berusia 25-30 hari, kita bisa memberikan pelet ukuran kecil seperti F-1000 sebanyak 3 kali dalam sehari.

Kebutuhan makanan ikan lele pada usia ini biasanya akan lebih banyak. Karena pertumbuhannya sudah lebih besar dan panjang.

5. Umur 30-40 hari

Umur 30-40 hari merupakan umur di mana lele sudah siap untuk dipanen. Saat usia ini kita harus melakukan pemilahan atau seleksi, supaya ikan lele yang akan dijual nantinya tidak stress.

Sementara untuk makanannya, kita bisa memberikan F-999. Karena saat usia ini ikan lele mulai besar dan siap untuk dipanen, sehingga gizi yang harus dipenuhi juga semakin banyak.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *