Pasang

Cara Mudah Mengatasi Hama Siput dan Bekicot yang Sering Makan Tanaman

  • Bagikan
Siput
Siput makan tanaman. (Foto: pixabay.com)

TIPS, SINERGI MADURA – Siput atau bekicot merupakan salah satu jenis hama yang sering memakan tanaman. Sehingga jika dibiarkan, kedua hewan ini dapat merusak tanaman dengan memakannya.

Tak hanya itu, yang kerap membuat jengkel, lantaran hewan ini juga meninggalkan banyak kotoran yang menjijikkan.

Pasang

Apalagi di saat musim penghujan seperti sekarang ini, biasanya muncul banyak siput atau bekicot. Karena mereka menyukai lingkungan yang lembap.

Dikutip Sinergi Madura dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi siput atau bekicot saat memakan tanaman.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Siput dan Bekicot, Ini Cirinya

1. Menanam Bibit Dewasa

Siput dan bekicot suka memakan tanaman yang masih kecil atau bibit tanaman. Saat ada banyak hama siput dan bekicot, sebaiknya tanamlah tanaman atau bibit yang sudah dewasa, minimal sudah memiliki empat daun sejati.

Baca Juga: Inilah Kandungan Nutrisi Daging Bekicot yang Wajib Anda Ketahui

Boleh saja Anda menanam tanaman yang masih kecil. Namun, perawatan dan pengawasannya harus ekstra.

2. Penempatan Tanaman

Saat siput atau bekicot banyak bermunculan di musim penghujan seperti sekarang, jangan lupa untuk mengamankan tanaman.

Letakkan tanaman di tempat yang aman alias yang sulit untuk dijangkau kedua hama tersebut, misalnya di tempat yang tinggi. Utamanya untuk tanaman yang masih kecil atau masih berupa bibit.

3. Atur Penggunaan Mulsa

Mulsa adalah bahan seperti jerami, serbuk gergaji, dedaunan, dan sebagainya yang disebarkan di permukaan tanah untuk melindungi akar tanaman dari pengaruh air hujan.

Mulsa di antaranya berperan besar dalam menjaga kelembapan tanah dan menghindarkan tanaman dari berbagai gangguan penyakit serta hama.

Namun, pada musim penghujan, mulsa bisa menjadi sangat lembap dan jadi tempat yang disukai siput ataupun bekicot untuk tinggal.

Untuk mencegah mulsa agar tidak dijadikan sarang hama, atur penggunaan mulsa dengan cara menipiskannya.

Pilih juga mulsa yang memiliki tekstur kasar dan taburkan serpihan cangkang telur ke sekitar bibit tanaman yang sudah cukup dewasa.

4. Manfaatkan Predator

Cara lain untuk membasmi hama siput dan bekicot adalah dengan mengumpulkan sendiri secara manual.

Namun, jika hal tersebut merepotkan, kita juga bisa memanfaatkan predator dari siput dan bekicot seperti kadal, kodok, dan burung.

Jika ada hewan-hewan tersebut di lingkungan rumah, jangan diburu karena merekalah yang akan memakan siput dan bekicot.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *