Pasang

Cara Pemkab Pamekasan Maksimalkan Sosialisasi DBHCHT

  • Bagikan
INSPIRATIF: Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Diskominfo saat acara workshop pemanfaatan DBHCHT bersama KIM (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) melibatkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam upaya memaksimalkan sosialisasi tentang pentingnya pemahaman penggunaan serta pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada masyarakat.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Pamekasan, Arif Rachmansyah mengungkapkan, dilibatkannya KIM sebagai bentuk sinergi dalam sosialisasi, edukasi, serta pengawasan pelaksanaan berbagai program, salah satunya DBHCHT.

Pasang

Hal ini bertujuan agar program-program yang dicanangkan melalui DBHCHT yang diterima Pemkab Pamekasan pada tahun 2021 bisa lebih efektif dan sesuai dengan target yang diinginkan.

Berdasarkan data Diskominfo Pamekasan, terdapat sekitar 13 KIM yang dilibatkan dalam sosialisasi program DBHCHT, diantaranya KIM Kafe Warta, KIM Pamekasan Hebat, dan KIM Mawabeya.

Selain itu, 10 diantaranya yaitu KIM Titanic, KIM Barokah, KIM Suka Maju, KIM Suka Makmur, KIM Bintang, KIM Sakera, KIM Kamboja, KIM Taman Bunga, KIM Perona, dan terakhir KIM Loka.

“Keberadaan KIM ini akan membantu pola penyebaran informasi terkait DBHCHT agar masyarakat bisa memahami bagaimana penggunaan DBHCHT,” terang Arif, Kamis (15/7/2021).

Ia menjelaskan, KIM sebagai wadah media informasi diyakini profesional. Hal ini lantaran KIM sendiri juga sudah diakui sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38/2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota.

“Sehingga peran KIM melalui media yang dikelola inilah yang nantinya akan turut menyebar informasi yang kredibel dan bertanggung jawab,” bebernya.

“Inilah yang menjadi pertimbangan kami, mengapa KIM perlu dilibatkan dalam menyosialisasikan pemanfaatan DBHCHT Pamekasan tahun 2021,” tutup Arif. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *