Pasang

Cerita Mistis Keraton Sumenep Madura, Ada Keris Sakti

  • Bagikan
Cerita Mistis Keraton Sumenep Madura, Ada Keris Sakti
Pohon beringin terbesar di dalam keraton sebagai tanda kenangan dari raja Sumenep (Foto: [email protected]_sumenep)

BUDAYA, SINERGI MADURASumenep pulau Madura merupakan satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang memiliki keraton warisan para Raja terdahulu.

Tercatat dalam sejarah, keraton kebanggan warga Sumenep ini dibangun pada masa pemerintahan Panembahan Sumolo, Tumenggung Arya Nata Kusuma I (putra ke-2 Bindara Saod), pada tahun 1762.

Pasang

Keraton ini terdiri dari Pendopo Agung, kamar pribadi Raja dan keluarganya, dan bekas Keraton Raden Ayu Tirtonegoro yang saat ini dijadikan sebagai tempat penyimpanan benda-benda kuno.

Namun siapa sangka, bangunan kuno yang terletak di tengah bangunan modern itu ternyata memiliki kharisma dan keistimewaan yang lahir dari dalam keraton, sebab masih terdapat sisa-sisa barang ghaib peninggalan para raja.

Seperti diketahui, raja-raja Sumenep di masa dulu merupakan sosok yang memiliki kelebihan ilmu batiniah atau seorang wali. Tak heran, jika sisa tempat semadi Bindara Saod raja ke-29 di Kerajaan Sumenep masih dinilai angker dan berwibawa. Bahkan hingga sekarang aura mistis Keraton Sumenep masih terasa.

Keangkeran Keraton Sumenep tidak terlepas dari dampak sosok Raja yang menempatinya, seperti sisa kamar pribadi Sultan Abdurrahman yang berada di dalam Keraton, bagi sebagian orang tempat itu bisa terlihat angker.

Baca Juga: Kisah Mistis Dusun Mangger di Jalur Suramadu

Memang saat memasuki suasana Keraton Sumenep, terasa perpaduan aura kewibawaan dan suasana angker. Beberapa bangunan yang tetap tegar dan tegak berdiri, diikuti aksesoris kehidupan kala itu, mempresentasikan betapa Keraton Sumenep berkharisma adiluhung, yang terasa hingga saat ini.

Selain kamar pribadi Sultan Abdurrahman, beberapa tempat lain yang dinilai angker di dalam keraton Sumenep adalah sejumlah benda ghaib, sisa para raja tempo dulu, yang tersimpan di dalam Keraton.

Benda ghaib itu berupa keris yang memiliki khasiat tinggi untuk menjaga kewibawaan Keraton dan penghuninya. Namun, semua barang tersebut sangat dijaga kerahasiaannya, sehingga tidak semua orang boleh masuk ke tempat keramat itu.

Konon, hanya almarhum GusDur mantan Presiden Republik Indonesia, termasuk Imam Utomo mantan Gubernur Jatim dan beberapa pejabat lainnya, pernah masuk dan shalat di salah satu ruang yang dianggap berkharisma di dalam keraton Sumenep.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *