Pasang

Cukup Via WA, Masyarakat Pamekasan Kini Bisa Cetak KTP, KK dan Akta Kelahiran Sendiri

  • Bagikan

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur senantiasa mengupayakan pelayanan prima untuk masyarakat kabupaten berjuluk Kota Gerbang Salam.

Terbaru, masyarakat Pamekasan kini dapat mencetak administrasi kependudukan sendiri hanya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp.

Pasang

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan, Achmad Faisol menyebutkan sejumlah program administrasi kependudukan yang secara keseluruhan dapat diurus di gedung Islamic Center, Pamekasan.

Pertama, ada Cobik Pasar (Cetak Dokumen Dhibik Pas Rantah). Cobik Pasar merupakan program cetak mandiri atau cetak sendiri yang dilakukan oleh penduduk secara langsung melalui Anjungan Dukcapil Mandiri, meliputi KK, KTP, Kutipan Akta dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Kabulkan Harapan Bupati Pamekasan, MTQ XXIX Jawa Timur Bakal Dihelat Secara Tatap Muka

Kedua, Arek Lancor (Arekkam Langsung Cetak Tak Usa Ka Kantor). Program ini merupakan layanan khusus bagi lansia (lanjut usia), penduduk rentan, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dan orang sakit.

Kemudian yang ketiga, Super Star (Sistem Pelayanan Akta Siap Antar). Super Star adalah sistem pelayanan pelaporan kelahiran melalui aplikasi WhatsApp (WA). Masyarakat bisa mendaftarkan peristiwa kelahiran cukup melalui nomor 087767700001. Selanjutnya, masyarakat dapat mencetak dokumennya sendiri di rumah tanpa perlu datang ke kantor Dispendukcapil.

Keempat, Pelita (Pelayanan Kartu Identitas Anak). Program ini dicetuskan untuk mendorong peningkatan pendataan, pemenuhan dan perlindungan hak konstitusional anak berdasarkan Permendagri nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA).

“Diharapkan anak usia 5 sampai 16 tahun akan memiliki KIA lewat program Pelita ini. Kami mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendaftarkan putra atau putrinya agar dibuatkan KIA,” ucapnya, Kamis (23/9/2021).

Kelima, program Sajan Senneng (Sadaja Layanan Settong Kennengan), merupakan sistem layanan terintegrasi pada satu loket untuk mengurus dokumen kependudukan meliputi KK, E-KTP, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Surat Pindah dan administrasi kependudukan lainnya.

Keenam, Sapamu Gratis (Santun, Cepat, Mudah, Gratis), dan yang ketujuh program Lastare Kak (Layanan Are Sabto Toron ka Dhisah, masyarakat olle KK, akta dan KTP).

“Ini merupakan kegiatan blusukan atau jemput bola yang dilaksanakan pada hari Sabtu guna menyisir masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan untuk memastikan semua penduduk memiliki dokumen kependudukan, agar mereka mendapatkan perlindungan hukum dan haknya sebagai warga negara,” beber Kadispendukcapil Faisol.

Ia mengutarakan bahwa selain program-program yang disebutkan di atas, sejumlah program lain sebelumnya juga cukup banyak membantu dan memudahkan kebutuhan masyarakat.

“Seperti program lantor, masyarakat atau pemohon tidak usah turun dari kendaraannya untuk membuat administrasi kependudukan,” timpalnya mencontohkan.

“Setelah kami pantau kemarin, program lantor ini tidak sampai lima menit, cetak KK, KTP selesai. Tergantung jaringan ke Jakarta, ini cukup membanggakan,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *