Pasang

Diantar Langsung, Pasien Isoman di Pamekasan Dapat Bantuan Ini

  • Bagikan
BERSAMA TNI-POLRI: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam (tengah) saat launching Bantuan Pangan dan Suplemen secara simbolis kepada pasien Isoman Covid-19 di Mandhapa Aghung Ronggosukowati (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Pasien COVID-19 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumahnya mendapat sejumlah paket bantuan dari pemerintah setempat.

Paket bantuan berupa pangan dan suplemen yang terdiri dari beras seberat 5 kg, telur, vitamin, susu, jamu tradisional, masker, jajanan dan aneka obat-obatan tersebut diantarkan langsung oleh para petugas dan relawan ke rumah masing-masing isoman atas rekomendasi Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan.

Pasang

Lanching penyaluran bantuan secara simbolis digelar di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (19/7/2021).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Moch. Tarsun, menjelaskan, penerima bantuan ini didasarkan pada data hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) di Dinas Kesehatan.

“Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan dasar para isoman, makanya ada beras, telur, vitamin, madu, dan obat-obatan agar mereka cepat pulih kembali. Data terakhir pada hari sabtu kemarin ada 93 orang,” katanya.

Terpisah, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dalam sambutannya menyampaikan, bagi pasien isoman yang ingin mendapatkan bantuan tersebut dapat langsung menghubungi Dinsos melalui nomor yang telah disediakan. “Dengan cara menunjukkan hasil tes swab atau tes lain sebagai bukti bahwa yang bersangkutan positif terpapar Covid-19,” jelasnya.

“Kita ingin memberikan hal yang penting bagi saudara kita yang sedang melaksanakan isoman. Kemudian masukan dari nakes bahwa kita harus memberikan sesuatu yang penting berupa obat-obatan,” imbuhnya.

Bupati kemudian menjelaskan bahwa sebagian dari bantuan tersebut merupakan hasil produk lokal Bumi Gerbang Salam.

“Kalau semua bantuan dibeli dari luar, maka tidak akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Makanya, sebagian isi bantuan yang diberikan kepada masyarakat adalah produk lokal. Misalnya, kita melibatkan masyarakat pembuat jamu untuk dibeli jamunya, dan lain-lain,” bebernya.

Mantan DPRD Jatim itu kemudian berpesan kepada petugas yang akan mengantarkan paket bantuan ini agar tidak sampai bersentuhan langsung dengan pasien isoman.

“Bantuan itu bisa diletakkan di teras rumah atau tempat aman lain yang nantinya dilaporkan kepada penerima dan dinas terkait bahwa bantuan sudah sampai kepada penerima,” tegasnya.

Usai acara launching, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kemudian mencontohkan cara mengantarkan paket bantuan untuk dua warga yang sedang melaksanakan isoman di rumahnya, yaitu dua warga di Jalan Pintu Gerbang Kelurahan Bugih.

“Untuk memberikan contoh kepada kita semua, bahwa PPKM darurat ini membutuhkan ketulusan, keikhlasan dalam mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *