Pasang

Disdik Sumenep Buka Seleksi Calon Kepala Sekolah dan Calon Pengawas

  • Bagikan
KOMPAK: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi (tengah) bersama Plt Disdik, Mohamad Iksan, saat membuka Seleksi Calon Kepala Sekolah dan Calon Pengawas di gedung KORPRI (Subaidi - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, membuka seleksi calon kepala sekolah untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan calon pengawas tingkat TK, SD dan SMP, Senin (4/10/2021).

Pembukaan seleksi Cakep dan Cawas itu diikuti oleh 102 orang calon kepala sekolah dan 71 orang calon pengawas di gedung KORPRI Sumenep.

Pasang

“Ini adalah seleksi yang dilakukan oleh pemerintah Sumenep dalam rangka menjawab kekurangan kepala sekolah,” terang Plt Disdik Sumenep, Mohamad Iksan.

Iksan menambahkan, untuk pengawas menurutnya sudah mencukupi. Hanya saja yang perlu dipenuhi adalah sisa kekurangan untuk calon kepala sekolah.

“Jadi, ini jawabannya masih belum seratus persen. Karena ada 176, tetapi yang daftar baru 102 orang calon kepala sekolah. Masih kurang 74. Untuk yang lain masih kita Plt kan,” sambungnya.

Dia menjelaskan, program seleksi calon kepala sekolah dan pengawas baru ini dilakukan, sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 06 Tahun 2018.

Baca Juga: Vaksinasi Serentak Tahap 2, Pemkab Sumenep Target Capai 70 Persen

Untuk kriteria penilaian, kata dia, salah satunya adalah penguasaan manajerial calon kepala sekolah dengan substansi penguasaan materi kurikulum di sekolah masing-masing.

“Ini akan dilaksanakan selama empat hari, mulai hari ini, Senin tanggal 4-8 Oktober 2021. Setelah itu akan kami keluarkan rekomendasi kepada pihak-pihak terkait,” tegas Iksan.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dalam sambutannya mengatakan, dengan terisinya kekosongan kepala sekolah maka akan dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di kabupaten berlambang kuda terbang.

Pihaknya meminta kepada para calon kepala sekolah dan calon pengawas yang baru untuk bisa bekerja kreatif, inovatif dan jujur. Sehingga akan dapat memberikan hasil yang positif.

“Etos kerja yang baik adalah bagian dari kita yang harus dipegang. Dan keikhlasan dalam mengabdikan diri harus diniatkan untuk ibadah,” kata Bupati Fauzi.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *