Pasang

Disparbudpora Sumenep segera Susun Perbup Pramuwisata

  • Bagikan
Disparbudpora Sumenep segera Susun Perbup Pramuwisata
BERMASKER: Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Fatimatus Zuhra, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya (Edy Mufti - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA -Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemandu wisata atau Pramuwisata menjadi penting untuk segera disusun demi terciptanya daerah pesawaran penyelenggara kegiataan wisata yang unggul dan berdaya saing.

Sebab itu, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kini mulai menyiapkan sejumlah tahapan penyusunan Perbup Pramuwisata.

Pasang

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Fatimatus Zuhra, mengatakan, perumusan regulasi pramuwisata ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap pelaku wisata yang ada di kabupaten paling timur Pulau Madura.

“Tugas pemerintah yaitu mengatur dan memfasilitasi, di Perbup itu ada hak dan kewajiban untuk memberdayakan pramuwisata serta mereka para wisatawan yang datang ke sini,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Pramuwisata dan wisatawan merupakan satu kesatuan yang saling membutuhkan. Sebab itu, kata dia, demi terciptanya kondisivitas penyelenggaraan wisata di Kota Keris, maka butuhkan regulasi yang jelas dan ditetapkan langsung oleh bupati setempat (Perbup).

Dengan demikian, mereka para pelaku wisata akan dapat bekerja dengan baik dan nyaman karena sudah memiliki rambu-rambu yang sah sebagai payung hukum.

“Ini semua demi kenyamanan mereka, sebagai bentuk kepastian hukum bagi para pelaku wisata yang datang ke sini, karena selama ini belum ada perbup yang mengatur regulasi tentang pramuwisata,” jelasnya.

Saat ini, sambung dia, penuyusunan perbup draf Perbup tersebut masih di regulasi bagi pramuwisata tersebut masih dalam tahap telaah (review) oleh bagian hukum Pemkab Sumenep.

“Jika memang disetujui nanti dan ditandatangani oleh Bupati Sumenep, kemudian akan diterbitkan oleh bagian hukum sehingga Perbub tersebut langsung bisa diterapkan,” katanya.

“Kalau sudah diterbitkan, maka kami segera akan melakukan sosialisasi (menyangkut) baik teknis dan juknisnya. Kami berharap Perbup ini segera diterbitkan agar bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *