Donor Darah Saat Pandemi (?)

Donor Darah Saat Pandemi (?)
Ilustrasi donor darah (Istimewa)

TIPS, SINERGI MADURA - Pada umumnya, setiap orang bisa melakukan donor darah dengan beberapa ketentuan. Namun dalam masa pademi seperti ini, beberapa orang merasa takut saat ingin melakukan donor darah.

Sebenarnya, selain tergolong sebagai perbuatan yang mulia, donor darah sangatlah penting terutama untuk ketersediaan stok darah di rumah sakit dekat Anda tinggal. 

Sebab bagaimanapun, kebutuhan akan stok darah bisa datang kapan pun saja. Misal, ketika tiba-tiba teman, keluarga atau famili Anda sakit dan harus mendapatkan pasokan darah yang sama, A, B, AB, atau O. Setetes demi setetes darah yang Anda donorkan sangatlah berharga bagi hidup mereka.

Baca Juga: 5 Tips Ampuh Atasi Penyakit Panas Dalam

Saking pentingnya, peran pendonor darah disamakan dengan peran tenaga kesehatan saat pandemi ini. Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), transfusi atau donor darah diperlukan bagi orang-orang yang kehilangan darah dalam jumlah banyak saat operasi atau akibat kecelakaan.

Dengan demikian, meski dunia sedang dihebohkan dengan wabah Covid-19, permintaan terhadap darah, termasuk sel darah merah, trombosit serta plasma tidak akan pernah berkurang. 

Dikutip Sinergi Madura dari CNN Indonesia, Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, Ni Ken Ritchie, mengatakan, donor darah sangat menyehatkan tubuh, terlebih di masa pandemi yang belum juga sirna hingga saat ini.

Menurut Ni Ken, dengan melakukan donor darah, sirkulasi darah dalam tubuh manusia akan lebih lancar karena tubuh akan secara otomatis mendorong produksi darah baru.

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mendonorkan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) atau PMI di kota terdekat.

Berikut adalah beberapa tips ketika Anda hendak melakukan donor darah di saat pademi.

1. Patuhi Protokol Kesehatan

Selama masa pandemi, oleh petugas medis, kita akan terus diingatkan mengenai protokol kesehatan. Saat ingin berdonor, Anda akan disuruh mengenakan masker dan menjaga jarak selama berada di PMI atau lokasi lain donor darah.

2. Kondisi Tubuh Fit

Saat Anda ingin mendonorkan darah, pastikan bahwa tubuh atau kondisi fisik Anda dalam keadaan sehat dan fit. Tubuh yang fit didukung dengan istirahat cukup, paling tidak tidur malam hari secukupnya sebelum melakukan donor darah. 

3. Asupan yang Cukup

Sebelum melakukan donor darah, sebaiknya Anda mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Sehingga, kualitas hasil produksi darah baru Anda setelah berdonor akan semakin baik. 

Selain itu, karena dalam beberapa lokasi pengambilan darah, biasanya petugas akan menanyakan hal ini pada sang pendonor. (md/fd)


(*)