Fattah Jasin Apresiasi Pemkab Sumenep Pertahankan Zona Hijau Covid-19

Fattah Jasin Apresiasi Pemkab Sumenep Pertahankan Zona Hijau Covid-19
Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Pamekasan, Fattah Jasin (Foto - Sinergi Madura)
Fattah Jasin Apresiasi Pemkab Sumenep Pertahankan Zona Hijau Covid-19

Sumenep, Sinergi Madura - Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Pamekasan, Fattah Jasin mengapresiasi kinerja pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur yang mampu mempertahankan zona hijau dari penyebaran Covid-19.

"Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah melakukan upaya baik untuk mencegah merebaknya Covid-19 yang sekarang masih dalam posisi wilayah hijau belum ada yang terdampak," ujarnya kepada Sinergi Madura melalui sambungan telepon, Minggu (12/4/2020).

Pria yang karib disapa Gus Acing ini menilai kinerja Pemerintah Kabupaten setempat dalam penanganan pencegahan virus corona patut diapresiasi.

"Misalnya, di perbatasan (Sumenep-Pamekasan, red) sudah ada pemeriksaan terhadap alat transportasi, baik kendaraan pribadi maupun umum. Itu kan sudah diperiksa dan dideteksi, saya kira sudah bagus kinerja itu dan sudah mulai kinerjanya kelihatan," tandas mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur ini.

Seperti diketahui, berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, dikutip dari Times Indonesia, menyebutkan, terdapat dua kabupaten di Jawa Timur yang sampai detik ini masih mempertahan status zona hijau dalam kasus penyebaran Covid-19. Antara lain: Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep yang berjuluk Kota Keris.

"Dua daerah yaitu Sampang dan Sumenep masih hijau artinya dua kabupaten ini bisa menjaga belum ada ODP dan PDP," terang Gubernur Jatim Khofifah saat melakukan video conference dengan Bupati Sampang di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (11/4/2020) petang.

Dalam sesi penutup, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi berbagai langkah dua kabupaten tersebut. "Ini merupakan koordinasi antara pemkab secara horizontal dengan Forkopimda, koordinasi vertikal ke bawah dengan masyarakat dan bersama informal leader yaitu tokoh masyarakat. Sehingga dua kabupaten itu tidak ada terkonfirmasi positif Covid-19 ataupun PDP," jelas mantan Menteri Sosial RI.

Penulis: Hayat 
Editor: Alan