Gabungan TNI- Polri Temukan Jimat dalam Rutan Bangkalan

Gabungan TNI- Polri Temukan Jimat dalam Rutan Bangkalan
SINERGI: Kepala Rumah Tahanan Klas IIB Mufakhom (kanan) menunjukkan barang bukti jimat hasil penggeledahan terhadap warga binaan (Moh. Sainuddin - Sinergi Bangkalan)

BANGKALAN, SINERGI MADURA - Gabungan personil TNI-Polri melakukan penggeledahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Bangkalan, Selasa (6/4/2021) malam. 

Dari giat penggeledahan tersebut, di dalam sel tahanan warga binaan pemasyarakatan (WPB) Rutan Bangkalan, personil TNI-Polri menemukan sebuah jimat atau barang yang dianggap memiliki daya magis oleh masyarakat Madura.

Kepala Rutan Klas IIB Bangkalan, Mufakhom, mengatakan, giat penggeledahan tersebut dilakukan sebagai respon atas instruksi dari pemerintah pusat.

"Upaya-upaya pencegahan barang (yang dilarang, red) masuk ke dalam Lapas maupun rutan selalu kami galakkan," terangnya. 

Giat tersebut, kata dia, merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakam oleh semua rutan dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Jawa Timur dalam rangka menyambut Hari Bhakti Permasyarakatan ke-57 pada 27 April 2021 mendatang.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Diperkirakan Landa Jatim Pekan Ini

Selain jimat, petugas gabungan TNI-Polri juga mendapatkan jenis barang yang dilarang masuk ke dalam rutan. Seperti, kaleng cat, kaleng rokok, kawat berduri, kaca, korek, pasta gigi yang dimodifikasi menjadi tajam dan jimat. 

Kalapas Mufakhom mengklaim bahwa jajarannya sudah melakukan pemeriksaan secara rutin kepada warga binaan. Namun, ia enggan dikatakan kecolongan dengan barang-barang terlarang masuk dalam rutan di bawah pengawasannya.

"Barang ini sejatinya tidak boleh masuk. Contoh kaleng bekas ini, kaleng bekas cat, itu belum kami bersihkan. Tetapi terlebih dahulu sudah disembunyikan oleh warga binaan," tukasnya. 

Ia menambahkan, hal tersebut terjadi karena selain jumlah petugas kurang memadai dibanding jumlah warga binaan, kapasitas Rutan Klas IIB Bangkalan juga menjadi persoalan. 

Diketahui, jumlah kapasitas ruang tahanan Bangkalan dapat menampung sekitar 116 warga binaan namun saat ini ditempati oleh sekitar 326 orang. (ms/an/fd)


(*)