Pasang

Gandeng PCC, Dinkes Pamekasan Sediakan Faskes Gratis bagi Kafilah MTQ Jatim ke-XXIX

  • Bagikan
PEDULI: Tim Pamekasan Call Care (PCC) saat mengecek kesehatan warga lansia beberapa waktu lalu (Dokumen Sinergi Madura)
PEDULI: Tim Pamekasan Call Care (PCC) saat mengecek kesehatan warga lansia beberapa waktu lalu (Dokumen Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Dengan cara menggadeng tim Pamekasan Call Care (PCC), Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Kesehatan setempat tengah mempersiapkan pelayanan optimal untuk para kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur.

Pelayanan tersebut berupa penyambutan, setting tempat serta pelayanan kesehatan bagi para peserta dan petugas MTQ dari 37 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk kegiatan yang akan dihelat sejak tanggl 2 sampai 11 November mendatang ini.

Pasang

Tak hanya itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Achmad Marzuki, mengatakan, bahkan panitia akan memberikan layanan antar jemput bagi kafilah yang mengalami gangguan kesehatan selama berada di Bumi Gerbang Salam, Pamekasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Achmad Marzuki mengatakan, kalau pihaknya akan bekerja sama dengan Pamekasan Call Care (PCC) untuk menfasilitasi para kafilah yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Petugas dari PCC akan mengantarkan mereka hingga rumah sakit atau klinik. Demikian juga saat hendak pulang dari Fasilitas Kesehatan (Faskes) tersebut,” kata Plt Kadinkes Marzuki, Sabtu (9/10/2021).

Ia menyampaikan, jika saat para kafilah sedang berada di tempat penginapan dan ternyata membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka diharapkan langsung menghubungi petugas PCC.

“Kami fungsikan PCC, kami beri satu nomor, baik hotel atau ketua kafilahnya. Langsung hubungi PCC kalau ada gangguan kesehatan, nanti PCC yang akan menggerakkan tenaga kesehatan yang telah ditunjuk untuk menjemput bola,” bebernya.

Pihaknya telah menyiapkan petugas PCC di setiap venue untuk memaksinalkan pelayanan kepada para kafilah guna mengantisipasi sesuatu yang tidak dinginkan.

“Pada hari pelaksanaan juga kami bekerja sama dengan PCC menempatkan tenaga kesehatan pada setiap venue. Hasil koordinasi dengan provinsi juga bahwa setiap peserta MTQ akan dilakukan swab antigen setiap tiga hari,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, PCC adalah salah satu program unggulan Bupati Pamekasan di bidang kesehatan. Melalui program itu, masyarakat bisa konsultasi kesehatan langsung via nomor yang telah disediakan.

Bahkan, program itu juga melayani antar jemput masyarakat menuju fasilitas kesehatan secara gratis dengan mobil sigap yang telah diberikan kepada semua desa di Kabupaten Pamekasan.

Sebelum menutup, Marzuki juga mengutarakan, bahwa pihaknya akan memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) selama pelaksanaan MTQ tersebut untuk memastikan mereka tidak terpapar covid-19 selama menjalani kompetisi di Pamekasan.

“Semua kegiatan harus mematuhi prokes. Pada saat penjemputan peserta semuanya diharapkan sesuai dengan prokes. Untuk prokes di hotel, tempat, atau penginapan seperti biasa semua ruangan harus steril dan selalu disemprot disinfektan,” tutupnya.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *