Gandeng Pondok Pesantren, Wabup Sumenep Bertekad Kembangkan UMKM

Gandeng Pondok Pesantren, Wabup Sumenep Bertekad Kembangkan UMKM
BERBAJU KEKI: Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah saat diwawancara di ruang kerjanya (Edy Mufti - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Dampingi Bupati Achmad Fauzi, Wabup Nyai Hj Dewi Khalifah akan fokus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu menurutnya perlu segera diupayakan mengingat para pelaku UMKM  di yang ada di kabupaten ujung timur Pulau Madura saat ini masih harus beradaptasi dan berusaha keluar dari dampak negatif yang ditimbulkan pandemi COVID-19.

"Sehingga sebagian mereka terpaksa harus tutup disebabkan adanya PSBB (pembatasan sosial berskala besar) yang diterapkan pemerintah ya," jelas dia kepada media ini, Selasa (2/3/2021).

"Misalnya pusat perbelanjaan di area wisata yang sepi tanpa pengunjung, bahkan tidak boleh buka, sebab masih pandemi," imbuhnya mencontohkan.

Baca Juga: Maksimalkan Kinerja, Bupati Sumenep Minta OPD Buat SOP yang Jelas

Sebab itu, kata dia, pemerintah menurutnya dituntut untuk segera mencarikan solusi atas kondisi ini. Sehingga pihaknya pun bertekad tahun ini dapat memunculkan produk-produk unggulan, yakni dengan memanfaatkan kekayaan potensi sumber daya alam (SDA) Kabupaten Sumenep.

Untuk itu, salah satu upaya yang akan dilakukannya pertama kali adalah dengan memberikan pendampingan, pelatihan, pemodalan hingga tahap pemasaran kepada para pelaku UMKM.

"Sehingga kita bisa bersaing dengan pasar modern, ketika ada UMKM yang standar oprasional prosedur (SOP) jelas serta kualitasnya bagus, harus bisa masuk pada comodity expo," ucapnya.

Nyai Eva menambahkan, pengembangan UMKM ini berseiring dengan visi dan misi program 'Bismillah Melayani' dalam pengembangan ekonomi porduktif dari hulu ke hilir.

"Ini akan kita fokus, minimal satu kecamatan bisa mempunyai satu produk unggulan," ungkapnya.

Hal itu semua, kata dia, akan dimaksimalkan dengan cara menggandeng pondok-pondok pesantren yang tersebar di sejumlah kecamatan di wilatag Kota Keris.

"Ini juga akan dikerjasamakan dengan beberapa pondok pesantren," pungkasnya. (em/md/fd)


(*)