Gubernur Jatim Dorong Pemkab Sumenep Masuk Zona Hijau COVID-19

Gubernur Jatim Dorong Pemkab Sumenep Masuk Zona Hijau COVID-19
PIDATO: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat sambutan pada acara Sertijab (Hayat - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Gubernur Provinsi Jawa Timur, mendorong pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk menekan angka kasus pertumbuhan COVID-19 agar masuk dalam posisi zona hijau.

Pergeseran zonasi peta sebaran COVID-19 menuju zona hijau ini dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan dan ekonomi masyarakat Jawa Timur salah satunya Madura dan Kepulauan.

"Percepatan pembangunan bisa dilakukan kalau sudah ada proses pelandaian apalagi bisa memutus mata rantai sebaran COVID-19," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai pimpin Sertijab Bupati dan Wabup Sumenep, Minggu (7/3) kemarin.

Baca Juga: Gubernur Jatim Titip Harapan untuk Bupati dan Wabup Sumenep

Selama kurun waktu empat belas hari tidak ada kasus baru terkonfirmasi COVID-19, kata Khofifah, maka sudah bisa masuk pada kategori zona hijau.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, berdasarkan data peta sebaran COVID-19 di Jawa Timur pada (2/3) lalu, pulau Madura khususnya Kabupaten Sumenep berada di posisi zona kuning.

Untuk itu, ia juga menegaskan agar masyarakat dapat berperan aktif mendukung upaya pemerintah menekan laju sebaran corona di kabupaten paling timur Madura.

"Sumenep zonasinya sudah kuning saya mohon bisa dijaga dan dilandaikan supaya bisa ke zona hijau," harapnya.

Sekadar informasi, update terbaru peta sebaran COVID-19 di Bumi Sumekar per (7/3) dari total 18 kecamatan wilayah daratan, diketahui sebanyak 17 kecamatan berada di zona kuning, dan 1 zona hijau yakni, Kecamatan Pragaan.

Sementara dari 9 kecamatan wilayah kepulauan, 7 diantaranya berstatus zona hijau dan 2 kuning yakni, Kecamatan Giligenting dan Kangayan.

Untuk kasus suspek diketahui ada 91 orang, kasus terkonfirmasi 1722, terkonfirmasi selesai isolasi sebanyak 1609 kasus, dan terkonfirmasi meninggal dunia 108 orang. (yt/an/fd)


(*)