Hanya Butuh Syarat Ini, Guru Honorer Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta

Hanya Butuh Syarat Ini, Guru Honorer Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta
Nadiem Makarim (Istimewa)

NASIONAL, SINERGI MADURA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim membawa kabar gembira kepada para guru honorer dan tenaga kependidikan non-ASN. Tahun ini mereka akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 1.800.000.

Hal itu disampaikan Nadiem dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI di ruang rapat Komisi X DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (16/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut Nadiem menjelaskan, disahkannya bantuan ini adalah berkat Komisi X DPR RI berikut jajaran Menteri Pendidikan (Kemdikbud) dan Keuangan (Kemenkeu) RI yang telah bersikeras mengusulkan bantuan ini.

"Kabar gembira hari ini adalah berkat perjuangan dari Komisi X, perjuangan dari Kemendikbud dan juga dukungan luar biasa dari Kemenkeu kita berhasil mendapatkan bantuan subsidi upah bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan non-PNS sebesar Rp 1.800.000 rupiah yang akan diberikan satu kali. Jadi sekaligus kita memberikannya," tutur Nadiem.

Baca Juga: Penceramah Kondang KH Abdullah Sattar Lumajang Berpulang ke Rahmatullah

Bantuan tersebut bisa diterima oleh dosen tidak tetap, guru non aparatur sipil negra (non-ASN), tenaga perpustakaan, pendidikan PAUD, tenaga laboratorium dan tenaga administrasi.

"Ini untuk semua sekolah, baik negeri dan swasta. Total sedikitnya untuk 2 juta orang," sebutnya menegaskan.

Menurut Nadiem, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain hanyalah harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan belum menerima bantuan subsidi dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker).

Syarat kedua tersebut adalah agar tidak terjadi tumpang tindih dengan berbagai macam bantuan yang telah dikucurkan oleh pemerintah. Syarat lain yang harus dipenuhi, kata dia, adalah tidak boleh menerima bantuan dari Kartu Prakerja hingga 10 Oktober 2020.

"Makanya, dengan kriteria sederhana, jumlah penerima sedikit lebih dari 2 juta penerima," ucapnya. (sa/md/fd)


(*)