Pasang

Hotel Garuda Pamekasan Jadi Tempat Isolasi Terpusat untuk Pasien COVID-19

  • Bagikan
LAWAN COVID: Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama jajaran l Forkopimda setempat berfoto bersama di depan Hotel Garuda (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Hotel Garuda yang berlokasi di Jalan Masegit No. 01, tepatnya di sebelah selatan Monumen Arek Lancor menjadi tempat isolasi terpusat khusus pasien terkonfirmasi COVID-19.

Peresmian tempat isolasi tersebut dihadiri oleh sejumlah jajaran Forkopimda Bumi Gerbang Salam. Diantaranya, Sekda Totok Hartono, Kapolres AKBP Apip Ginanjar, Camat Rahmat Hidayat serta beberapa personil Kodim 0826 Pamekasan.

Pasang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono mengungkapkan bahwa tempat isolasi bagi pasien COVID-19 di Pamekasan bukan hanya itu saja. Sebelumnya, pemerintah juga telah menyiapkan gedung Islamic Center di Jalan Raya Panglegur dan Home Stay Asri di Jalan Trunojoyo Pamekasan.

“Perintah dalam PPKM, salah satunya agar menyediakan tempat isolasi terpusat. Nah, kita sediakan di sini (Hotel Garuda, red). Tetapi beberapa tempat yang lain tetap, seperti home stay dan Islamic Center. Ini hanya perluasan saja,” katanya, Senin (26/7/2021).

“Kamar totalnya 8, tetapi kan nanti tergantung kebutuhan berapa pasien yang akan ditampung,” imbuhnya.

Sekda Totok lebih lanjut menjelaskan bahwa pemerintah bersama Forkopimda dan TNI-Polri telah berupaya maksimal dalam hal penanganan dan penanggulangan wabah COVID-19, sesuai dengan petunjuk dari para ahli kesehatan.

Petunjuk tersebut tetap berpegang pada prinsip dan aturan dalam protokol kesehatan (Prokes) COVID-19, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

Dia berharap masyarakat dapat senantiasa patuh pada protokol kesehatan serta tidak lupa untuk terus berdoa, meminta pertolongan kepada Tuhan agar COVID-19 segera diangkat dari muka bumi.

“Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus tetap kita galakkan. Karena menurut para pakar, prokes itu salah satu upaya untuk mencegah penularan,” ujarnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *