Pasang

Hujan Cukup Deras, Masyarakat Galis Tetap Antusias Hadiri Kegiatan Sosialisasi Cukai BCM

  • Bagikan
Hujan-Cukup-Deras,-Masyarakat-Galis-Tetap-Antusias-Hadiri-Kegiatan-Sosialisasi-Cukai-BCM
Hujan Cukup Deras, Masyarakat Galis Tetap Antusias Hadiri Kegiatan Sosialisasi Cukai BCM

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Hujan cukup deras yang turun di kawasan daerah Kecamatan Galis, Pamekasan, Jawa Timur pada Minggu (19/9) kemarin tidak menyurutkan antusias warga untuk tetap ikut kegiatan sosialisasi dari Bea Cukai Madura.

Berdasarkan pengamatan sinergimadura.com, sejumlah peserta silih berganti datang ke Balai Desa Galis menggunakan payung dan jas hujan.

Pasang

“Pihak panitia semangat, kita juga harus semangat toh, mas. Ini kan untuk kita juga, dapat ilmu dan pengetahuan tentang cukai, bagaimana dan seperti apa itu DBHCHT yang sebenarnya,” ucap salah seorang peserta kegiatan ini, Munawwir, saat tiba di lokasi, Minggu (19/9/2021) pagi.

Dirinya mengaku penasaran dengan materi yang akan disampaikan oleh tim Bea Cukai Madura bersama pemateri lainnya dalam kegiatan sosialisasi ini.

“Kalau itu memang maslahat (baik, red) untuk masyarakat, kenapa kita tidak akan mendukung kerjasama pemerintah dan bea cukai madura,” ujarnya.

BACA JUGA: Sosialisasi Cukai BCM Part 5, Ini Jadwalnya!

Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Madura, Zainul Arifin, mengungkapkan bahwa peserta kegiatan kali ini, selain diikuti oleh masyarakat kecamatan setempat juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa.

“Alhamdulillah, masyarakat saya lihat cukup antusias mengikuti kegiatan ini, terutama yang patut dicontoh itu tokoh masyarakat dan perangkat desa yang hadir ya,” kata Zainul.

“Meski hujan turun cukup deras, namun semangat peserta untuk hadir tak ada yang surut, mereka tetap datang ya, yang dekat pakai payung dan yang jauh bermotor pakai jas hujan datang ke sini,” imbuhnya.

Ia lebih lanjut mengutarakan bahwa pihaknya menjadi semakin antusias untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait edukasi tentang Peraturan Perundang-undangan bidang cukai dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahap-tahap berikutnya.

“Ini bentuk ikhtiar yang terus kita lakukan demi memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Madura, khususnya di Pamekasan ya,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *