Pasang

Ini Bacaan Doa Istijabah Agar Selamat Saat Berkendara

  • Bagikan
Orang berkendara
Ilustrasi orang berkendara. (Foto: dream.co.id)

TIPS, SINERGI MADURA – Hidup penuh misteri, sebab itu hendaknya selalu berdoa meminta perlindungan kepada Allah SWT dalam keadaan apa saja. Terutama saat menempuh perjalanan atau berkendara.

Terjadinya kecelakaan dalam perjalanan, di samping lantaran kelalaian kala berkendara, juga salah satunya disebabkan lalai mengingat Allah SWT.

Pasang

Karena kendaraan yang ditumpangi adalah keluaran terbaru, atau usai melalui perawatan rutin, hal tersebut membuat lalai untuk mengingat Allah SWT.

Menurut hadist riwayat Abu Ya’la, do’a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama, serta cahaya langit dan bumi.

Karena doa naik kendaraan menjadi sangat penting, untuk itu berdoalah ketika Anda hendak berkendara.

Berikut adalah bacaan doa saat menggunakan transportasi darat, sebagaimana dikutip Sinergi Madura dari berbagai sumber.

Baca Juga: Selain Bagus untuk Sistem Reproduksi Wanita, Ini Khasiat Bawang Dayak

Bacaan Doa Naik Kendaraan Darat

سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

SUBHAANAL LADZII SAKHHORO LANAA HAADZAA WA MAA KUNNAA LAHUU MUQRINIINA WA INNAA ILAA ROBBINAA LAMUNGQOLIBUUN.

Artinya: Maha suci Allah yang memudahkan ini (kendaraan) bagi kami dan tiada kami mempersekutukan bagi-Nya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa yang termasuk jenis-jenis kendaraan darat yaitu mobil, motor, bus, kereta api, becak, delman, sepeda dan lain-lain yang semuanya beroperasi di darat. Jadi, hendaklah baca doa di atas ketika Anda naik salah satu kendaraan darat tersebut.

Selain itu, dianjurkan juga untuk membaca Surat Al-Ikhlas saat berkendara menempuh perjalanan.

Berikut transit surat Al-Ikhlas dan terjemahannya.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)

Qul huwallâhu ahad. Allâhus shamad. Lam yalid, wa lam yûlad. Wa lam yakullahû kufuwan ahad.

Artinya: Katakanlah, ‘Dialah Allah yang esa. Dia tempat bergantung. Dia tidak melahirkan dan tidak dilahirkan. Tiada satu pun yang menyamai-Nya.

Walhasil, dzikir apapun termasuk surat Al-Ikhlas adalah kalimat yang seharusnya dilazimkan sesering mungkin dalam keseharian kita.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *