Ini Pesan Bupati Fauzi saat Hadiri Launching Penyaluran BLT Desa Pinggir Papas

Ini Pesan Bupati Fauzi saat Hadiri Launching Penyaluran BLT Desa Pinggir Papas
SENYUM: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat menghadiri salah satu acara (Foto: Prokopim Kab Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menghadiri launching penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT-Desa) tahun 2021 di Balai Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Senin (15/3/2021).

Bupati Fauzi dalam sambutannya mengemukakan, berdasarkan isi Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020, bahwa penggunaan dana desa (DD) tahun 2021 diprioritaskan untuk pencapaian program kegiatan percepatan Sustainable Development Goals (SDGs) yang berisi 17 tujuan serta 169 target yang harus dicapai pada tahun 2030 nanti.

“Pandemi Covid ini merupakan bencana non alam yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Termasuk di desa. Pandemi ini sudah mengakibatkan banyak korban jiwa serta dampak sosial, ekonomi, kesehatan dan kejiwaan atau psikologis manusia,” jelasnya.

Sebab itu, penggunaan dana desa tahun 2021 menurutnya harus mengutamakan kesehatan masyarakat serta pemulihan ekonomi di tingkat desa dimana telah lama morat-marit diterpa pandemi COVID-19.

Baca Juga: Kesederhanaan Bupati Sumenep Temani Mahasiswa Makan Bareng

Suami Nia Kurnia itu lebih lanjut berpesan agar penggunaan dana desa 2021 hendaknya juga lebih ditekankan pada kegiatan padat karya tunai desa, yakni dengan maksimalisasi pemberdayaan masyarakat desa, lebih-lebih mereka yang  tergolong dalam masyarakat miskin.

“Kegiatannya juga harus bersifat produktif, dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya tenaga kerja dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah atau pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas Fauzi.

Bantuan Langsung Tunai ini, lanjut dia, merupakan kegiatan penyaluran bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari dana desa (DD) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) berdasarkan kriteria yang disepakati dan diputuskan dalam musyawarah desa.

Orang nomor satu di Kabupaten Sumenep ini kemudian mengimbau agar bantuan yang bersumber dari dana desa ini benar-benar tepat sasaran.

"Artinya, keluarga penerima manfaat itu memang keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan di tengah pandemi seperti sekarang," pesannya.

Sebelum menutup keterangan, Bupati Fauzi berpesan kepada para pemerintah desa agar terus ikut mendukung program pemerintah dalam menekan penularan serta menanggulangi dampak pandemi COVID-19.

“Terapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari dan terus dukung upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional,” harapnya. (md/fd/)


(*)