Pasang

Ini Sejarah Singkat Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap Tanggal 25 November

  • Bagikan
PEJUANG: Tak kenal lelah seorang guru sedang mengajari murid-muridnya (
PEJUANG: Tak kenal lelah seorang guru sedang mengajari murid-muridnya (Foto: Pixabay)

LIFESTYLE, SINERGI MADURA – Setiap tanggal 25 November masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang tahun ini jatuh pada hari Kamis 25 November 2021.

Tak heran jika banyak orang memperingatinya, karena guru merupakan sosok pahlawan tanpa jasa, dimana ia dengan sabar mendidik murid-muridnya hingga menuju gerbang kesuksesan.

Pasang

Banyak cara yang dilakukan oleh para muridnya dalam merayakan moment berharga ini, seperti memberikan hadiah kepada guru ataupun lainnya.

Hal itu dilakukan dalam bentuk mengapresiasi serta tanda terimakasih kepada guru, karena melalui kegigihan dan perjuangannya mampu membuat muridnya menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain hal diatas, diperingatinya hari guru karena ada peristiwa sejarah yang mendorong pemerintah agar setiap tanggal 25 November dirayakan atau digelar HGN.

Lalu seperti apa sejarahnya? yuk simak di bawah ini ya!

Baca juga: Arti Mimpi Guru Menurut Primbon Madura, Diselimuti Kesuksesan

Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejarah singkat diperingatinya Hari Guru Nasional (HGN).

Sejarah Hari Guru Nasional erat kaitannya dengan pencetusan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tahun 1945.

Awalnya, organisasi ini memiliki nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang beranggotakan Kepala Sekolah, guru desa, guru bantu, pemilik sekolah dan lainnya.

PGHB bertujuan untuk menyetarakan hak para guru pribumi, organisasi ini juga bertekad untuk melawan diskriminasi sosial yang kerap dialami para guru.

Pada 1932, PGHB berencana mengubah namanya menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Hal ini mengejutkan pihak Belanda. Penggunaan kata ‘Indonesia’ dalam PGI dianggap sebagai bentuk ancaman bagi mereka.

Meski begitu, PGI akhirnya bisa bertahan sampai Belanda pergi dari Indonesia. Sayang, organisasi ini harus berhenti dari segala kegiatannya sejak Jepang memasuki Indonesia dan melarang semua jenis organisasi yang ada.

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, PRGI kembali aktif. Mereka mengadakan Kongres Guru Indonesia untuk pertama kalinya yakni pada 24-25 November berada di Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam kongres ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dideklarasikan. Semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah PGRI.

Karena jasa dan perjuangan yang telah dilakukan oleh para guru di Tanah Air, Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Keppres No 78 Tahun 1994 menetapkan pada tanggal berdirinya PGRI sebagai Hari Guru Nasional.

Keputusan Presiden (Keppres) ini dikuatkan dalam UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Yang sampai saat ini memperingati Hari Guru Nasional yang dirayakan setiap tahun yaitu pada 25 November.

(*Ganes/Artikel ini telah tayang di sinergipapers dengan judul: Mengulas Sejarah Hari Guru yang Selalu diperingati Tanggal 25 November)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *