Ini Tarif PSK Mucikari Janda 1 Anak di Sumenep

Ini Tarif PSK Mucikari Janda 1 Anak di Sumenep
MERUNDUK: Muncikari diringkus polres Sumenep (Subaidi - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Polisi membongkar praktik prostitusi online via WA di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dalam kasus ini, petugas menetapkan seorang muncikari sebagai tersangka.

Kapolres Sumenep, AKBP Darman mengatakan semula pihaknya menggerebek pasangan yang diduga melakukan praktik 'losdol' di sebuah kamar kos Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep. 

Kepada polisi, perempuan yang kepergok melayani pria hidung belang itu mengaku dijajakan oleh EAA (30) perempuan asal Kecamatan Kota, Sumenep. EAA akhirnya ditangkap polisi pada Selasa (12/01) lalu. 

"Setelah dilakukan pengembangan, tersangka EAA diamankan saat berada di salah satu warung di dekat kosan tersebut," kata AKBP Darman.

Baca Juga: Jajakan PSK ke Pria Hidung Belang, Janda di Sumenep Diringkus Polisi

Setelah diinterogasi, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya. Selama sebulan terakhir, dia sudah 5 kali menjual seorang PSK kepada pria hidung belang menggunakan aplikasi WhatsApp (WA). 

"Tarifnya Rp 500.000 untuk satu orang PSK. Sedangkan mucikarinya mendapatkan komisi Rp 200.000," sebutnya.

"Dari pengakuannya perempuan yang dijajakan itu lumayan banyak. Kita tidak menyebutkan itu karena mereka sebagai korban. Kami fokus pada tindak pidananya saja,” tambah Darman. 

Saat penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga unit handphone berbagai merek yang diduga menjadi alat komunikasi tersangka kepada korban. Selain itu uang tunai sebesar Rp. 700 ribu yang diduga hasil transaksi sebagai muncikari.

Akibat perbuatannya, tersangka EAA dijerat dengan pasal 296/506 KUHP tentang Muncikari. "Ancaman hukuman paling lama satu tahun empat bulan penjara," tandasnya. (bd/an/fd)


(*)