Inilah 3 Tips Menghadapi Teman yang Bucin

Inilah 3 Tips Menghadapi Teman yang Bucin
Ilustrasi Tips menghindari teman yang BUCIN (Dokumen Sinergi Madura)

TIPS, SINERGI MADURA - Sejak beberapa tahun terakhir, istilah Bucin atau Budak Cinta menjadi populer di masyarakat, terutama di kalangan muda-mudi Indonesia. 

Tak sedikit orang mengartikan Bucin sebagai sikap dan perbuatan yang rela dilakukan oleh seseorang terhadap kekasihnya. Sehingga seseorang yang sedang Bucin kerap lupa dengan orang-orang di sekelilingnya, termasuk teman akrabnya. 

Jika saat ini Anda memiliki teman yang sedang bucin-bucinnya dengan pasangannya, sulit untuk diajak bermain bersama, mungkin 3 tips ini dapat membantu Anda menghadapinya. 

Dikutip Sinergi Madura dari Kumparan.com, inilah 3 tips menghadapi teman yang Bucin.

Pertama, Maklumi Saja 

Biasanya, saat baru jadian dengan pasangan, beberapa orang akan selalu bersama dengan kekasihnya untuk menghabiskan waktu bersama. Kamu sebagai teman harus bisa memaklumi sikapnya yang lebih mengutamakan pasangan. 

Biarkan ia menikmati momen terindah dengan kekasihnya, terlebih temanmu ini sudah memendam perasaan suka yang cukup lama hingga akhirnya bisa menjadi sepasang kekasih. 

Kedua, Ingatkan Dia 

Apakah sikap dan perbuatan bucinnya meresahkan? Kondisi seseorang ketika dimabuk cinta kadang memang membuat lupa diri dan mengesampingkan segala sesuatu demi pasangannya. 

Nah, Anda boleh-boleh saja mengingatkannya ketika tingkat kebucinannya sudah masuk ke tahap merugikan dirinya sendiri atau orang lain. Anda juga boleh mengingatkannya bahwa sesuatu yang terlalu berlebihan, hasilnya tidak akan baik. 

Ketiga, Fokus ke Diri Sendiri 

Dari pada Anda sibuk mengurusi temanmu yang sedang bucin dengan pasangan, akan lebih baik Anda fokus kepada diri Anda sendiri. Anda juga perlu menyadari kalau satu persatu teman Anda perlahan akan pergi demi mengejar cita-citanya. 

Nah, saat usia Anda telah menginjak layak untuk menikah, tentu Anda tanpa terkecuali bisa jadi akan melakukan hal yang sama. Namun demikian, sebagai pribadi yang baik, Anda tentu akan berpikir lebih dewasa.

Sambilalu mencari pasangan agar tidak menjadi manusia jomblo selama-lamanya, tetaplah fokus mengerjakan hal yang positif untuk masa depan Anda, kejar cita-cita dengan mulai merencanakan jalan ke sana sejak saat ini dan, tentu semua itu membutuhkan ilmu dan pengalaman yang mumpuni, bukan! (bd/md/fd)


(*)