Pasang

Inilah Filosofi Pakaian Adat Madura

  • Bagikan
Inilah Filosofi Pakaian Adat Madura
Pakaian adat Madura (orami.co.id)

BUDAYA, SINERGI MADURA – Setiap daerah pasti memiliki berbagai macam keunikan tersendiri yang dijadikan ciri khas atau simbol dari daerah tersebut salah satunya pakaian adat Madura ,Jawa Timur.

Pulau Madura memiliki empat kabupaten yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.

Pasang

Khusus untuk pakaian adat dan kebanggaan, pulau berjuluk Serambi Madinah ini ternyata memiliki tampilan unik, filosofis dan eksentrik.

Dilansir dari channel YouTube Madura Bagus, pakaian adat Madura khusus kaum Adam adalah merah putih motif belang, ditambah dengan celana hitam longgar, sabuk, alas kaki serta senjata tradisional Madura yaitu celurit, biasa dikenal dengan sebutan Sakera Madura.

Baca Juga: Mengenal Sakera, Satria Sejati Berdarah Madura

Pakaian sehari-hari laki-laki Madura ini, jika difilosofikan berarti jawara yang dikenal berani melawan penjajah Belanda.

Untuk penutup kepala terdapat odeng. ditambah sarung kotak-kotak yang menandakan bahwa masyarakat Madura menghargai kebebasan dan keterbukaan.

Sementara untuk kaum Hawa, pakaian adatnya berupa kebaya warna hijau ataupun merah. Pakaian tersebut difilosofikan bahwa wanita Madura sangat menghargai keindahan bentuk tubuh dan kecantikan.

Apalagi ditambah dengan sarung batik bermotif lasem serta sejumlah aksesoris yang terbuat dari emas yang biasa dijadikan untuk menutup kepala sehingga terlihat lebih cantik saat mengenakan pakaian adat.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *