Pasang

Inspiratif, Bupati Pamekasan Jadi Narasumber di Unair Surabaya

  • Bagikan
MURAH SENYUM: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat mengikuti webinar di Pascasarjana Unair Surabaya (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya (Unair) menggelar webinar tentang layanan kesehatan dalam mendongkrak kebangkitan ekonomi daerah di masa pandemi COVID-19, Minggu (3/10/2021).

Webinar tersebut mengundang Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sebagai pemateri, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair, Prof. Badri Munir Sukoco, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, dr. Niko Azhari Hidayat, Ketua Program Studi Magister Ekonomi Kesehatan Sekolah Pascasarjana Unair, Dr. Ni Made Sukartini.

Pasang

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam kesempatan tersebut memaparkan tentang bagaimana pihaknya menggunakan beberapa strategi untuk mempercepat ekonomi bangkit di tengah pandemi COVID-19 yang telah meluluhlantahkan tatanan ekonomi bangsa Indonesia, termasuk di daerahnya.

Menurutnya, ada tiga langkah utama yang dilakukan dalam mengedukasi masyarakat tentang COVID-19. Pertama meyakinkan masyarakat tentang adanya COVID-19, kedua mengedukasi masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan (Prokes) serta yang terakhir, melakukan edukasi tentang pentingnya vaksinasi COVID-19.

“Pandemi ini antara isunya, debatnya dan hoax-nya hampir berjalan seirama. Sudut pandangnya menjadi bermacam-macam, berbagai macam isu itu diterima masyarakat hampir di seluruh elemen,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Bupati dengan sederet prestasi ini mengungkapkan, langkah mengedukasi masyarakat yang telah termakan hoax bukan hal yang mudah. Sebab, hoax itu membuat masyarakat tidak percaya, ragu, bahkan menolak atas informasi yang disampaikan pemerintah kabupaten (Pemkab).

Baca Juga: Pemkab Pamekasan Raih Anugerah Prahita Ekapraya

“Ini merupakan beban pemerintah daerah, bupati dan seluruh stakeholder. Sehingga untuk mendorong vaksinasi itu membutuhkan energi ekstra, sementara antara COVID-19 dengan ekonomi itu bertentangan. Kalau COVID-19 naik, ekonomi akan turun demikian juga sebaliknya,” beber Ra Baddrut.

Bupati yang masuk bursa tokoh layak memimpin Jawa Timur ini menegaskan, pihaknya mengambil langkah kongkrit untuk mendorong ekonomi tetap bangkit di tengah pandemi COVID-19. Selain mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Prokes dan vaksinasi, pihaknya juga memiliki strategi dalam melindungi kesehatan masyarakat.

Diantaranya, meresmikan pesantren tangguh bencana (Santana), masjid tangguh bencana (Mastana), pasar tangguh bencana (Pastana), serta beberapa lembaga lain yang melakukan vaksinasi secara serentak.

Ra Baddrut yakin, melalui ikhtiar itu, kesadaran masyarakat akan semakin meningkat.

Tak hanya itu, pihaknya juga memiliki program Pamekasan Call Care (PCC) untuk memberikan layanan yang sempurna kepada masyarakat. Melalui program ini, masyarakat bisa konsultasi kesehatan gratis melalui nomor telepon serta layanan antar-jemput orang sakit kepada fasilitas kesehatan.

Dia mengungkapkan, selain di bidang kesehatan, pihaknya juga membuat kebijakan peminjaman modal bagi pelaku usaha dengan modal nol persen, serta memberikan bantuan bibit, pupuk secara gratis kepada petani agar ekonomi mereka bangkit.

“Kami sebentar lagi juga akan meresmikan call handtractor bagi masyarakat yang membutuhkan layanan bajak sawah, lahan secara gratis. Itu semua dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Uraian kalimat dari orang nomor satu di bumi Gerbang Salam ini mendapat apresiasi dari pemateri lain yang ikut dalam webinar tersebut. Sebab, mereka menganggap langkah yang diambil Bupati Pamekasan merupakan terobosan baru di tengah pandemi COVID-19.

“Ini luar biasa, kebijakannya hebat,” ucap Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, dr. Niko Azhari Hidayat, dr. Niko Azhari Hidayat. (rz/adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *