Isu Kudeta AHY Jadi Bola Panas, Dua Oknum DPC Demokrat Sumenep Diduga Terlibat

Isu Kudeta AHY Jadi Bola Panas, Dua Oknum DPC Demokrat Sumenep Diduga Terlibat
SEPI: Sejumlah warga sedang melintas di depan Kantor DPC Demokrat Sumenep (Subaidi - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Isu kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi jabatannya menjadi bola panas. Bahkan dua oknum pengurus DPC Demokrat Sumenep diduga terlibat mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) AHY.

Hal ini terungkap saat 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Sumenep, di jalan Trunojoyo, Senin (01/3) kemarin. 

“Ada dua oknum pengurus DPC yang diduga terlibat pada upaya peralihan kekuasaan dari tangan AHY sebagai ketua umum,” kata perwakilan PAC Partai Demokrat, Winanto.

Soal dugaan keterlibatan dua oknum dalam upaya kudeta terhadap AHY, dia mengaku mendapatkan informasi dari DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Hanya saja ia enggan menyebutkan namanya. 

“Kami tidak ingin kabar ini menjadi bola liar. Karena itu, kami dari PAC datang ke DPC untuk membangun komunikasi, sekaligus meminta klarifikasi atas dua orang tersebut,” tegasnya.

Dia juga menegaskan bahwa dirinya mendukung kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum, serta menolak upaya KLB untuk menggulingkan putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari posisi ketua partai berlambang mercy.

“Kami solid mendukung kepemimpinan pak Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum Partai Demokrat," tegas dia.

Baca Juga: Penilaian Tengah Semester Siswa SD di Sumenep Dijadwal Tatap Muka

Menanggapi itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep, Akhmad Jazuli menjelaskan, pihaknya menerima dengan tangan terbuka terhadap keluhan dan aspirasi sejumlah PAC.

Menurutnya, temuan dari PAC tersebut yang telah disampaikan secara langsung akan ditampung dengan baik. “Kami menghargai iktikad baik para kader dalam menjaga marwah partai ini,” ucapnya.

Ditanya dua pengurus yang dituding mendukung penggulingan AHY, anggota legislatif dari Dapil III ini mengaku bahwa persoalan tersebut bukan ranahnya. Dia mengatakan, pihaknya hanya bisa memfasilitasi ke DPD maupun DPP. 

“Jadi, soal kebijakan adanya kader yang membelot atau khianat itu ranah DPD dan DPP,” tandas Jazuli. 

Sebelumnya, Sekretaris DPC Demokrat Sumenep, Indra Wahyudi mengatakan, dirinya sangat mendukung langkah DPP memecat kader yang membangkang dan turut serta melakukan upaya kudeta terhadap AHY. 

Sebab menurutnya, hal itu menjadi pelajaran positif bagi kader dan pengurus partai baik di tingkat DPC maupun DPD agar tidak melakukan langkah yang salah di luar keputusan partai.

”Tentu kami sangat mengapresiasi terhadap langkah DPP memecat kader yang membangkang dan turut serta melakukan upaya kudeta terhadap Mas AHY,” tegas dia. (bd/an/fd)


(*)